Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 2 Oktober 2026
Kadisdik Bali: Zonasi PPDB Untuk Hapus Kasta dalam Dunia Pendidikan
Selasa, 18 Juni 2019,
21:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali, Ketut Boy Jayawibawa menyatakan, sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) bertujuan untuk pemerataan di dunia pendidikan.
[pilihan-redaksi]
Dengan sistem ini, diharapkan tidak ada lagi kasta-kasta dalam dunia pendidikan seperti sekolah favorit, guru favorit, dan sebagainya.
"Nantinya tidak akan ada lagi sekolah favorit atau non favorit, sekolah unggulan atau non unggulan, atau kasta-kasta lainnya dalam dunia pendidikan. Tujuannya untuk pemerataan dunia pendidikan. Dengan sistem PPDB yang baru berbasis zonasi ini, para guru berkualitas dan berprestasi akan kita sebar secara merata. Nanti bisa kita lihat, apakah guru atau anaknya (siswanya) yang berkualitas. Setelah PPDB guru-guru berprestasi dan berkualitas akan disebar di seluruh Bali, ini intruksi Pak Mendikbud," ujarnya di Denpasar, Selasa (18/6/2019).
Dengan adanya sistem zonasi, kata Boy, anak yang kurang pintar akan diajak belajar bersama-sama oleh anak atau siswa yang lebih pintar. Jika yang sama-sama pintar berkumpul dalam satu sekolah, dikhawatirkan maka akan muncul sifat egois, harus lebih unggul dan pintar. Padahal bukan itu tujuan dari pendidikan.
"Dengan adanya pemerataan guru dan anak berprestasi ini, diharapkan akan mampu menularkannya ke anak yang lain, itu esensi dari sistem zonasi PPDB," ujarnya.
Mengenai kemungkinan adanya penyimpangan dalam pelaksanaan PPDB seperti adanya siswa "titipan" ke pihak sekolah tertentu, Boy mengajak semua pihak untuk ikut serta mengawasinya.
[pilihan-redaksi2]
"Soal (siswa) "titipan" ini, semua sudah ada sistemnya, nanti akan kelihatan muncul semua karena sudah dalam sistem (PPDB), kita tidak akan berani soal itu (siswa titipan), tidak akan ada sepert itu," tegasnya.
Boy berpesan kepada masyarakat yang mendapat informasi soal adanya penyimpangan dalam pelaksaan PPDB, agar melaporkannya pada Posko Informasi baik yang ada di sekolah sekolah maupun posko yang ada di Dinas Pendidikan.
"Kita dengan pihak Ombudsman dan panitia PPDB juga sudah sepakat untuk mari sama-sama mengawasi PPDB ini. Kalau celah adanya siswa "titipan" itu kita tidak tahu, tapi kita akan konsentrasi melaksanakan item per item Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 (Tentang Penerimaan Peserta Didik Baru), Pergub, dan juknis. Sudah ada semua (aturannya), kita konsentrasi ke itu semua, semuanya harus obyektif," ujarnya. [bbn/aga/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
01
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 287 Kali
02
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 217 Kali
03
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 212 Kali
04
Desak Rita Raih Emas dan Pecahkan Rekor Asian Games 2026
Dibaca: 191 Kali
05
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 186 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026