Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Kantor KPU Jembrana Dijaga Ketat Personil Brimob
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Pasca pencoblosan Pemilukada yang berlangsung Rabu (15/5) khususnya di Kabupaten Jembrana kondisinya masih aman dan kondusif.
Namun untuk mengantisipasi kemungkinan buruk terjadi, jajaran Polres Jembrana melakukan pengamanan dan penjagaan di sejumlah kantor penyelenggara Pemilukada.
Seperti penjagaan ketat di lakukan di Kantor KPU, Panwaslu dan kantor Pemkab Jembrana oleh satu pleton personil brimob.
Ketiga kantor tersebut dijaga petugas guna mengantisipasi kemungkinan hal terburuk terjadi usai pencoblosan berlangsung Rabu (15/5). Satu pleton sebanyak 30 personil disiagakan di tempat tersebut.
"Kami selalu melakukan langkah reprentive dalam hal pengamanan pasca pencoblosan di Jembrana dengan menempatkan satu pleton brimob di KPU, Panwaslu dan Pemkab Jembrana," ungkap Kabag Ops Polres Jembrana Kompol Wayan Surata.
Selain pengamanan terhadapat ketiga kantor tersebut, Polres Jembrana juga melakukan patroli ke beberapa tempat yang dianggap rawan. Hal ini dilakukan guna mengantisipai kemungkinan hal yg terburuk yang akan terjadi.
"Kita juga siap melakukan penjagaan di kantor kantor sekretariat partai politik jika itu diperlukan," imbuhnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 791 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 722 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 385 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 329 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 276 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun