Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
Kapal Angkut 45 Ton Beras Tenggelam di Selayar, 6 ABK Selamat
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kapal kayu bermuatan 45 ton beras berasal dari Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan dan mengangkut 6 anak buah kapal (ABK) dilaporkan tenggelam di Perairan Taka Gantarang, Kecamatan Taka Bonerate, Kabupaten Kepulauan Selayar.
Adapun identitas para ABK KM Umaza Jaya yaitu, Bambang Sugeng (31) nakhoda kapal, Lagian Efendi, Irfan, Jumardi dan Salama.
"Berdasarkan laporan dari Sat Intelkam bahwa kapal tersebut berangkat dari Pelabuhan Tuju-tuju Kabupaten Bone tujuan Flores," kata Ps. Kasi Humas Polres Kepulauan Selayar Aipda Suardi, Minggu (30/6).
Kapal tersebut berlayar dari Kabupaten Bone, pada hari Rabu (26/6) kemarin sekitar pukul 06.00 WITA dengan mengangkut beras sebanyak 45 ton dan 30 buah tabung menuju ke Flores.
"Kapal tenggelam akibat cuaca buruk yang mengakibatkan mesin utama dan mesin pompa air mati. Para ABK terapung di lautan yang tidak jauh dari posisi kapal yang tenggelam," ungkapnya.
Meski demikian, kata Suardi bahwa seluruh ABK dan nakhoda kapal berhasil dievakuasi oleh awak kapal pemancing yang melintas di lokasi kejadian.
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. ABK diselamatkan oleh nelayan, kemudian dievakuasi ke Desa Tarupa dan diserahkan ke pemerintah setempat," jelasnya.
Sementara seluruh muatan beras dan puluhan tabung ikut tenggelam, sehingga menimbulkan kerugian material yang taksir mencapai Rp1,5 miliar. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1370 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1045 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 887 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 786 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik