Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Kapolsek Sambangi Mantan Bupati Gianyar, Ini Bahasannya
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Dalam rangka menciptakan kamtibmas kondusif, Kapolsek Gianyar, Kompol Gede Putra Astawa melakukan silaturahmi terhadap tokoh masyarakat, Kamis (17/3).
Yakni mengunjungi mantan Bupati Gianyar Anak Agung Gde Bharata yang kini menjadi Ida Begawan di Puri Gianyar. Juga mengunjungi mantan Anggota DPRD Gianyar, Ida Bagus Nyoman Rai di Banjar Sampiang, Kelurahan Gianyar.
Dalam kunjungannya Kapolsek menyampaikan maksud kunjungannya adalah untuk mempererat tali silaturahmi dengan para tokoh masyarakat.
“Hari ini kami melaksanakan kunjungan silaturahmi dengan para tokoh masyarakat dalam rangka menciptakan kamtibmas Kondusif,” ujarnya.
Selain itu, Kapolsek Gianyar mengajak para tokoh untuk bersama sama menjaga kamtibmas. Termasuk mengimbau warga untuk tetap taat prokes dan ajakan vaksinasi guna mencegah penyebaran covid-19.
Sementara itu, Ida Begawan yang dikunjungi menyampaikan terima kasih kepada Kapolsek. “Terimakasih juga wilayah Gianyar tetap dalam keadaan aman kondusif dan kota Gianyar sekarang jauh lebih baik dan bersih dari yang dulu,” ungkapnya.
Sedangkan Ida Bagus Nyoman Rai juga menyampaikan terima kasih. “Kami siap untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas kondusif dan Gianyar tetap aman,” tandasnya.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4127 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1414 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 939 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 866 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 750 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun