Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Kasus Anjing Rabies di Jembrana Capai 50 Gigitan per Hari
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kasus gigitan anjing di Kabupaten Jembrana kini meningkat. Jumlah kasus gigitan Hewan Penyebar Rabies (HPR) rata-rata mencapai 50 gigitan per hari. Sehingga kondisi tersebut kasus gigitan anjing yang positif rabies bisa meluas.
Dari informasi terbaru, korban yang memiliki riwayat tergigit anjing meninggal dunia. Kasus tersebut terjadi di Desa Pergung Kecamatan Mendoyo.
Diketahui korban tergigit anjingnya sendiri sekitar 4 bulan yang lalu. Usai mengginggit anjing tersebut kemudian mati.
Pascakejadian tersebut Dinas Pertanian dan pangan Kabupaten Jembrana melalui Bidang Kesehatan Hewan dan Viteriner melaksanakan pencegahan penyebaran rabies dengan menggelar vaksinasi hewan peliharaan seperti anjing maupun kucing milik warga desa setempat secara door to door.
“Kita melakukan langkah awal pengendalian penyebaran rabies berupa vaksinasi rabies yang kebetulan hari ini jadwal vaksinasi di Desa Pergung. Sehingga semua tim vaksinasi kita arahkan untuk melaksanakan vaksinasi rabies," jelas Sub Koordinator Kesehatan Hewan dan Kesmavet IGN Ray Mulyawan.
Diharapkan dengan pelaksanaa vaksinasi rabies ini kasus rabies tidak meluas. Masyarakat diharapkan ikut berperan aktif melaporkan secara mandiri jika tergigit anjing dan segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1449 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1096 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 941 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 836 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik