Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Kawasan Wisata Lovina Diserang Ulat Bulu
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kawasan sekitar Wisata Pantai Lovina, tepatnya di Dusun Lebah, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, kini giliran diserang ribuan ulat bulu yang membuat ngeri warga setempat. Di kawasan ini ulat bulu bergumpal dalam satu tempat di sebuah pohon setinggi orang dewasa, sehingga membuat resah warga di sekitarnya.
[pilihan-redaksi]
Awalnya, ulat bulu yang mirip dengan di Desa Bondalem itu ditemukan dalam jumlah kecil. Namun berselang dua hari, Jumat (15/4) ulat-ulat itu berkembang menjadi ribuan, bahkan selain di pangkal pohon sandat, ulat bulu itu juga bergerombol pada dahan-dahan menyerupai sarang lebah.
"Awalnya saya melihat ulat bulu tapi tidak benyak di setiap pohon, namun saat itu kami tidak merespon. Setelah dua hari kami menemukan ulat bulu ribuan di bawan pohon bunga sandat dan sangat-sangat mengerikan, malahan ulat-ulat itu bergerombol memenuhi pangkal batang pohon dan beberapa juga ada di bagian paling atas membuat tempat secara bergerombol," ungkap Putu Sanjaya, warga Desa Kaliasem.
Mengatasi menyebarnya ulat bulu di Kawasan Wisata Lovina, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Buleleng melalui Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Petugas Pengendali Organisme Penganggu Tanaman (POPT) melakukan antisipasi dini dengan membakar lokasi perkembangan ulat bulu itu sekaligus melakukan pengasapan.
"Ini sebagai langkah antisipasi saja sehingga tidak berkembang dilakukan dengan membakar dan pengasapan agar ulat-ulat mati tidak berkembang," ujar Nyoman Bagiada petugas POPT Kecamatan Banjar.
Petugas POPT Bagiada juga mengingatkan kepada masyarakat untuk menjaga lingkungan di sekitarnya sehingga hama ulat bulu tidak dapat berkembang biak dengan cepat, termasuk upaya penyemprotan secara rutin maupun pola penakikan atau penyuntikan pada batang pohon.
Pembasmian ribuan ulat bulu dengan membakar dan pengasapan yang dilakukan bersama warga mampu menghilangkan ulat bulu tersebut. Namun langkah tersebut masih belum efektif lantaran gerombolan ulat bulu yang berada di atas pohon belum terjangkau.
Kondisi ini tetap meresahkan masyarakat, terlebih lagi lokasi keberadaan ulat bulu itu tidak jauh dari pusat kawasan wisata Lovina.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3134 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1293 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 914 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 831 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 667 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun