Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 6 Mei 2026
KBD Solid Meski Ditinggal PKPI dan PNBK
BERITABALI.COM, TABANAN.
Koalisi Bali Dwipa (KBD) yang dipelopori PKPB mengaku masih tetap solid meski PKPI dan PNBK telah menarik diri untuk mengusung Brigjen Pol Nyoman Suweta sebagai calon Gubernur Bali dalam Pilkada Bali, Juli 2008 mendatang.
Hal tersebut ditegaskan Sumariagung disela-sela menghadiri upacara pemelaspasan (peresmian-red) kantor DPD PKPB Kabupaten Tabanan, di Kecamatan Kediri, Jumat (22/2).
Dikatakanya, KBD yang diusung oleh beberapa partai di Bali tetap ada meski beberapa partai menginginkan lepas dari KBD."Kami masih solid, dan kami masih mungkin ikut Pilgub," tegas Sumariagung.
Dia pun menambahkan belum lama ini juga Partai Pelopor sudah menyatakan diri bergabung dengan KBD. "Satu partai lagi yakni Partai Pelopor telah gabung dengan KBD," bebernya seraya menegaskan KBD tetap pada komitmen awal mengusung cagub Brigjen Pol I Nyoman Suweta.
Terkait peresemian kantor DPD PKPB Kabupaten Tabanan, selaku ketua partai, Sumariagung berharap kantor yang diresmikan ini dapat dijadikan tempat dan ajang konsolidasi politik guna memajukan partainya. "Untuk Kabupaten dan Kota kita mentargetkan bisa membentuk satu fraksi," harapnya.
Sementara itu, Ketua DPD PKPB Kabupaten Tabanan, I Gede Putu Arimbawa menyatakan baru 5 PTK (pengurus tingkat kecamatan) yang terbentuk diantaranya PTK Kediri, Tabanan, Penebel, Baturiti dan Pupuan."Untuk PTK yang lainya seperti Marga, Selemadeg Timur, Tengah, Barat, dan Kerambitan, dalam dua minggu kedepan mudah-mudahan bisa terbentuk," jelasnya.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 499 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 393 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 384 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik