Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Kecanduan Game Online Empat ABG Bobol Rumah Kosong
Selasa, 26 April 2016,
19:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Diduga tidak punya uang untuk main game online, empat ABG berinisial Ags (19), Dka (17) , Jni (17), Aw (17), nekat membobol rumah kosong. Tak berselang lama, aksi keempat pelaku yang salah satunya diduga anak polisi tersebut, akhirnya berhasil diungkap polisi. Keempatnya kemudian diringkus bersama satu wanita penadah hasil kejahatan Ni Made Sutrining (46) warga yang tinggal di Banjar Anyar, Kediri, Tabanan.
Dalam jumpa pers yang digelar, Selasa (26/4) tiga pelaku yang rata-rata masih di bawah umur dan salah satunya di duga dari anak seorang polisi tidak ditunjukan kepada media. Karena ketiganya masih di periksa secara intensif oleh PPA Polres Tabanan.
Terkait keterlibatan salah satu anak polisi dalam kasus tersebut , Wakapolres Tabanan Kompol Leo Martin Pasaribu menegaskan pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih dalam.
"Informasi adanya keterlibatan anak polisi dalam kasus penangkapan pencurian pemberatanan ini masih kami lakukan pengembangan dengan melakukan pemeriksaan lanjutan, " ujar Leo.
Kompol Leo Martin Pasaribu menjelaskan, terungkapnya kasus pencurian pemberatan di tiga lokasi kawasan Tabanan ini terungkap setelah pihak kepolisian mengembangkan laporan dari salah satu korban yakni, Ni Made Mastri (69) alamat Jalan KS Tubun, warga Banjar Taman Sari, Desa Delod Peken Tabanan.Korban mengaku kehilangan perhiasan emas.
Setelah dikembangkan korban lainya kemudian melapor diantaranya Mohamad Agus Aripyanto (38) di Jalan Pinguin, Banjar Pasekan Belodan, desa Dajan Peken, Kecamatan Tabanan dan Ni Made Hermayanti (45) Jalan Kakaktua Banjar Pasekan Belodan, Desa Dajan Peken, Kecamatan Tabanan.
"Dari hasil pengembangan laporan itu, anggota kami berhasil menangkap dua pelaku sedang bermain game online di Tabanan. Mereka ditangkap pada 23 April lalu, " beber Wakapolres Tabanan Kompol Leo Martin Pasaribu, saat menggelar jumpa pers di halaman Mapolres Tabanan.
Dari penangkapan ini kemudian berkembang ke pelaku lainnya hingga polisi menangkap Ni Made Sutrining (46) yang tinggal di Banjar Anyar, Kediri, Tabanan , si penadah barang curian tersebut.
Keempat pelaku melakukan pencurian dan pemberatan di rumah yang ditinggal pemiliknya. Mereka beraksi dengan cara meloncat pagar dan mencongkel pintu serta jendela. Begitu berhasil masuk para pelaku menggasak barang-barang milik korban.
“Barang-barang yang berhasil dicuri pelaku kemudian di jual kepada penadah dan uangnya di gunakan untuk foya-foya serta bermain game online, “ungkap Leo.
Sementara selain mengamankan para pelaku polisi juga mengamankan barang-bukti di antaranya, perhiasan, uang tunai sebesar Rp 19 juta.
“Dari total kerugian dari tiga lokasi pelaku berhasil menggasak barang-barang berharga senilai 160 juta, “pungkasnya.
Berita Premium
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1442 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1094 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 935 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 831 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026