Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kecelakaan Tewaskan 5 WN China di Buleleng, Polisi Telusuri Dugaan Rem Blong

Rabu, 19 November 2025, 19:46 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok beritabali/Kecelakaan Tewaskan 5 WN China di Buleleng, Polisi Telusuri Dugaan Rem Blong.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Penyelidikan penyebab kecelakaan maut yang menewaskan lima wisatawan asal China di Jalan Singaraja–Denpasar, Desa Padang Bulia, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali, masih terus dilakukan pihak kepolisian. 

Peristiwa yang terjadi pada Jumat (14/11) itu juga menyebabkan delapan wisatawan lainnya mengalami luka-luka.

Kasat Lantas Polres Buleleng, AKP Bachtiar Arifin, menyampaikan bahwa pengumpulan keterangan saksi dan analisis lapangan masih berlangsung guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.

"Penyebab lakantas masih dalam penyelidikan. Sementara kami masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi," kata Bachtiar saat dihubungi, Rabu (19/11).

Hasil pemeriksaan awal menyebutkan sopir minibus Toyota Hiace, Arif Al Akbar (39), menduga kecelakaan dipicu oleh rem kendaraan yang tak berfungsi optimal ketika melintas di jalanan menurun dan menikung. Minibus kemudian keluar jalur, masuk ke kebun warga, dan menghantam pohon hingga bagian depan serta atap kendaraan mengalami kerusakan parah.

Meski demikian, temuan Dinas Perhubungan menunjukkan bahwa kendaraan tersebut dinyatakan laik jalan. Karena itu, polisi kini menunggu hasil pemeriksaan saksi ahli dari Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) untuk memastikan kondisi pengereman kendaraan pada saat kejadian.

"Kalau sopirnya bilang nggak mengantuk ya. Memang dia menyatakan remnya tidak berfungsi dengan baik dalam artian mungkin rem blong atau gagal pengereman. Cuma dari saksi yang kita minta keterangan itu kendaraan dalam kondisi laik jalan," ucap Bachtiar.

"Nah, kita masih menunggu saksi ahli lagi dari pihak ATPM, dari pihak bengkel untuk mengecek apakah memang kendaraan dalam keadaan baik untuk pengereman," sambungnya.

Diketahui sebelumnya, rombongan wisatawan sebanyak 15 orang berangkat dari Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Badung, sekitar pukul 02.30 WITA menggunakan minibus Toyota Hiace N 7605 TA menuju Pantai Lovina untuk menyaksikan atraksi lumba-lumba. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 04.30 WITA ketika kendaraan melintas di jalur turunan dan tikungan Desa Padang Bulia.

Lima wisatawan yang meninggal dunia dalam insiden tersebut adalah Xu Huangyuan (66), Xu Mingbiao (60), Xu Yuexiang (52), Zhong Yuemei (63), dan Xu Huijuan (61). (sumber: kumparan)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami