Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Kecipratan Proyek di Denpasar dan Kuta, Perajin Bata Tulikup Banjir Orderan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Proyek pembangunan menggunakan bata merah lokal untuk bangunan di Denpasar dan Badung memberi angin segar bagi perajin bata merah Desa Tulikup Kelod, Gianyar. Perajin lokal Tulikup sampai kewalahan melayani order karena saking banyaknya.
“Permintaan sangat tinggi, warga kami sampai kewalahan order, banyak yang beli bata kami,” ujar Bendesa Adat Tulikup Kelod, I Nyoman Sukarsa.
Di Denpasar, proyek besar yang menggunakan bata merah ialah rehab Pura Jagad Nata di timur Lapangan Puputan Badung (Gusti Ngurah Jambe Pemecutan) kemudian Badung penataan pagar sepanjang Pantai Kuta.
Kondisi ini memberikan keuntungan kepada masyarakat Tulikup. “Karena masih pembuatan dengan tradisional manual dan sentra tersebar di masing-masing rumah tangga, keuntungannya pun juga menjadi merata di keluarga,” jelasnya.
Dirinya menyebutkan jika bata Tulikup memiliki ciri tersendiri. Dari kepadatannya dan warna yang berbeda dari bata produksi lain. “Proses pembuatan cukup lama, bahan baku tanah liatnya tidak bisa langsung dipakai tapi harus diayak lagi,” ungkapnya.
Ia lun berharap kepada pemerintah agar memberikan peluang aturan agar Bata Tulikup bisa digunakan dalam setiap pembangunan yang ada di daerah. “Harapan agar seluruh pemerintah daerah mau menggunakan Bata Tulikup,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 582 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 453 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan