Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Kehabisan BBM, Kapal Tongkang Merapat di Pantai Bulakan
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Khawatir kehabisan bahan bakar, Kapal Tongkang Famida GT 283 dan kapal Tug Boat Fortuna Samudra 1, GT 283 melego jangkar di Pantai Bulakan, Abang, Karangasem pada Senin (24/01/2022).
Informasi yang diperoleh, kapal yang dinahkodai oleh Peri Sabrianto dengan 11 orang ABK tersebut diduga nyaris kehabisan bahan bakar dalam perjalanannya dari Lerokis Pulau Wetar Maluku Barat Daya menuju Surabaya hingga akhirnya memutuskan untuk menurunkan jangkar di perairan Bulakan.
"Menurut Nakhoda, BBM nya tidak total habis tetapi perkiraannya kalau perjalanan ke Surabaya dilanjutkan kemungkinan BBM nya tidak mencukupi sehingga akhirnya merapat ke Pantai Bulakan, Abang," ujar Kasat Polair Polres Karangasem, AKP. I Gusti Agung Bagus Suteja saat dikonfirmasi terkait kondisi kapal tongkang tersebut.
Menurut Suteja, penyebab kapal tongkang tersebut nyaris kehabisan bahan bakar karena di dalam perjalanan menuju Surabaya kapal sempat menemui kendala cuaca ombak tinggi dan arus kencang sehingga kapal sempat berlindung sebanyak dua kali keluar dari alur pelayaran yang direncanakan yakni di kepulauan flores NTT dan Kepulauan Tanjung Batu NTB selama 6 hari.
Cuaca ombak tinggi dan arus kencang sehingga kapal sempat berlindung sebanyak dua kali keluar dari alur pelayaran yang di rencanakan yakni di kepulauan flores NTT dan Kepulauan Tanjung Batu NTB selama 6 hari.
"Akibat dari kendala tersebut kemungkinan menyebabkan bahan bakar kapalnya habis lebih cepat sebelum dapat tiba di pelabuhan tujuan di Surabaya," jelas Suteja.
Dari hasil koordinasinya, kapal tersebut rencananya akan disediakan BBM oleh perusahaan minyak dari pelabuhan Benoa, Bali agar kapal bisa kembali melanjutkan pelayarannya menuju Surabaya.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli