Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Kelompok Pemberontak Kuasai Nyanzale Kongo, 100 Ribu Orang 'Ngungsi'
beritabali.com/cnnindonesia.com/Kelompok Pemberontak Kuasai Nyanzale Kongo, 100 Ribu Orang 'Ngungsi'
BERITABALI.COM, DUNIA.
Lebih dari 100 ribu warga terpaksa pindah akibat serangan kelompok pemberontak M23 yang ingin menguasai Kota Nyanzale, Kivu Utara, RD Kongo.
Baca juga:
Helikopter Maritim Malaysia Jatuh di Laut
"Sebanyak 80.000 orang tinggal di Kota Nyanzale, Provinsi Kivu Utara, serta puluhan ribu telah terdislokasi akibat bentrokan di wilayah tersebut," ujar Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) dikutip AFP, Kamis (7/3).
Pada Senin (4/3) lalu, kelompok pemberontak M23 yang didukung Rwanda menyerang sejumlah kota hingga ke utara di wilayah Rutshuru dan Masisi.
Sekitar 15 warga sipil, termasuk anak-anak, tewas dalam serangan mortir di wilayah tersebut.
Sebuah laporan internal dari misi PBB Monusco mengatakan kelompok yang dipimpin etnis Tutsi itu menembakkan peluru mortir ke kamp pengungsian Kihondo yang berjarak tiga kilometer dari Nyanzale. Dalam serangan tersebut 12 warga terluka namun nahas lima orang tak terselamatkan.
"M23 juga dilaporkan menembakkan enam peluru mortir dekat sebuah pangkalan PBB dan melukai seorang warga sipil," tambah laporan tersebut.
Setelah delapan tahun tidak muncul, pemberontakan M23 kembali mengangkat senjata pada akhir 2021, merebut sebagian besar wilayah Kivu Utara.
PBB memperkirakan pada akhir 2023 hampir tujuh juta orang terdislokasi di RD Kongo, termasuk 2,5 juta orang dari Provinsi Kivu Utara.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 794 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 734 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 385 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 338 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 329 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun