Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Keluarga Kocong Diproses Imigrasi, Warlok Banyak yang Rindu
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Kocong, bocah warga asing yang viral di media sosial kini sedang berurusan dengan Imigrasi. Sebab, ibundanya ternyata overstay di Bali sejak 21 Januari 2024.
Di balik aksinya tanpa baju dan sering keluyuran serta kadang mencuri kelapa, rupanya banyak yang rindu Kocong.
Hal itu diungkapkan oleh pemilik homestay, Gusti Ayu Ratnawati, tempat Kocong tinggal bersama keluarga. "Selama disini ibunya tidak mau menunjukkan paspor ke saya. Saya kasih tinggal sebulan disini. Katanya nanti biar dia berurusan sama petugas kalau ada pemeriksaan identitas," ujar dia, Senin (5/8/2024).
Selama tinggal di home stay wilayah Banjar Tebasaya, Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, Kocong lebih sering dipanggil Jack. "Saya sering panggil anak itu Jack. Kalau Kocong, panggilan dia di luar, karena sering gak pakai baju, naik-naik," ujarnya.
Kata dia, aksi Kocong tidak ada yang dirugikan. "Itu kan anak-anak. Dulu kita juga begitu, naik pohon, itu biasa. Memang pernah dia bawa sabit, kan tidak kriminalitas," jelas dia.
Ketidakhadiran Kocong di Ubud kini justru dipertanyakan oleh kerabatnya. "Banyak yang tanya, dimana Kocong. Banyak yang rindu ternyata," ungkap dia.
Sebagai penyewa homestay, dirinya menganggap keluarga Kocong seperti keluarga. Saat diperiksa di Imigrasi, dirinya sempat menjenguk dan membawakan makanan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 556 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 416 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 415 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan