Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
Kemenkes Beri Lampu Hijau Isolasi di Atas Kapal Pelni
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kementerian Kesehatan RI melalui Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit secara resmi telah mengeluarkan surat rekomendasi penggunaan KM Umsini milik PT Pelni untuk digunakan sebagai tempat isolasi apung bagi pasien Covid-19 di Kota Makassar. Surat rekomendasi itu terbit pada Rabu (28/7/2021).
Sebelumnya, Pemerintah Kota Makassar melalui Program Makassar Recover telah mengajukan permohonan rekomendasi atas idenya untuk membuat isolasi apung. Ide pembuatan isolasi apung itu sendiri bermula dari okupansi ruang isolasi sejumlah rumah sakit di Kota Makassar yang nyaris penuh.
Juru Bicara Makassar Recover, Aloq Natsar Desi menjelaskan bahwa surat rekomendasi dengan nomor SR.0304/II/1979/202 itu ditanda tangani oleh Dirjen P2P DR Maxi Rein Rondonuwu. Terdapat 7 poin yang harus diperhatikan oleh Pemkot Makassar dalam program isolasi di atas kapal Pelni itu.
"Iya betul kita sudah dapat rekomendasi dari Kemenkes," kata Aloq dikutip dari Liputan6.com, Sabtu (31/7/2021).
Dia menjelaskan bahwa Minggu (1/8/2021) besok, tim dari Makassar Recover dan sejumlah jajaran terkait akan melakukan cek akhir demi memastikan kesiapan KM Umsini untuk dijadikan lokasi isolasi apung terpadu.
"Besok kita finalisasinya. Sebenarnya semua persiapan sudah rampung 100 persen, hanya saja perlu dipastikan ulang. Mulai dari tenaga kesehatannya, dokternya hingga segala yang dibutuhkan," ucapnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4554 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2360 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2015 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1620 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1065 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun