Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Kemesraan Mega-Jokowi, Sinyal PDIP untuk 2014
jakarta
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. PDI Perjuangan menyadari elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) sangat tinggi dalam hasil survei. Capres 2014. Namun PDI Perjuangan tak mau terburu-buru menetapkan Jokowi sebagai Capres 2014.
"Ini bukan soal berani atau tidak, karena PDIP menyadari betul harapan masyarakay harus jadi dasar. Karena PDIP itu menetukan Capres itu berbasis kepada ideologi dan ketepatan calon," ujar Ketua DPP PDI Perjuangan, Maruarar Sirait di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (30/11/2013).
Menurutnya, dasar yang akan digunakan PDI Perjuangan dalam menetapkan Capres 2014 berdasarkan hasil survei. Sebab itu merupakan cerminan dari harapan masyarakat. "Harapan masyarakat itu salah satunya hasil survei," katanya.
Ara panggilan akrab Maruara menjelaskan, PDI Perjuangan sudah memiliki keputusan tersendiri dalam menetapkan Capresnya di 2014. Keputusan itu sudah ditetapkan pada Kongres ke-III di Bali.
"Kongres pertama dan kedua itu mencalonkan ibu Mega, kongres ke III di Bali keputusannya diberi kewenangan pada bu Mega untuk bisa menentukan Capres secara konstitusional. Kita yakin bu Mega akan memutuskan yang tepat," jelasnya.
Ara mengatakan, Capres yang akan ditetapkan oleh PDI Perjuangan haruslah kader ideologis. Sebab kader itu akan menerima keputusan apapun yang dari pimpinan parpol. Hal inilah yang sedang ditunjukkan oleh Megawati dengan Jokowi yang masih mesra saat hadir dalam diskusi di Universitas Indonesia (UI) Salemba.
"Jokowi itu kader ideologisnya bung Karno dan bu Mega. Kita mendapatkan contoh kader ideologi dari hubungan Mega dan Jokowi," terangnya.
Namun Ara membantah jika kemesraan Mega dan Jokowi hari ini adalah sinyal jika PDIP akan mengusung Jokowi sebagai Capres 2014. "Di PDIP itu tidak ada koder-kadean, kita semua taat kepada keputusan," tandasnya.[bbn/inilah.com]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5798 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4596 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2557 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2203 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2190 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan