Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 15 Mei 2026
Kepala SDN 2 Kampung Baru Diadukan Ke Bupati
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2007/2008 senilai Rp 9,5 juta dibagi-bagi oleh Kepala SDN 2 Kampung Baru, Nyoman Sudana kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Seksi Pendidikan Dasar.
Baca juga:
38 SD di Karangasem Butuh Perbaikan
Hal itu terungkap, Rabu (13/8) dari pengaduan sejumlah orang tua siswa sekolah setempat kepada Bupati Buleleng.
"Total dana untuk fee (komisi) para pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupten Buleleng itu mencapai Rp 9,5 juta, mulai dari Kepala Dinas hingga pengawas dan rekanan yang mendapatkan proyek rehab gedung," ungkap Warga Kampung Baru yang tidak mau disebutkan namanya.
Dalam laporan fee uang DAK yang dibuat bendahara DAK Ni Nyoman Sukerti berisi pos penerimaan dari penjualan genteng sebesar Rp 350 ribu; fee dari Toko Banyuning Sari sebesar Rp 300 ribu; serta fee pembelian buku DAK sebesar Rp 10 juta.
Sedangkan pada pos pengeluaran, merupakan fee untuk Kadisdik Buleleng, Kabid Dikdas Disdik Buleleng Kasi Dikdas Disdik, Kepala UPP Kecamatan Buleleng, Konsultan bernama Susila dan untuk Kasda serta disetor ke SDN 1 Banjar Jawa.
Baca juga:
Disdik Gianyar Larang Sekolah Jualan Seragam
Surat pengaduan tentang penyelewengan uang DAK Kepala SD No.2 Kampung Baru Nyoman Sudana tersebut juga ditembuskan ke Kadisdik Buleleng, Dewan Pendidikan, Kajari Singaraja, Kapolres Buleleng, Irkab Buleleng dan Forum Pemrakarsa Pembaharuan Kampung Baru (FPPKB). (sas)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1323 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1016 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 855 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 761 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik