Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Kerajinan Gelang Aborigin Made in Legian
BERITABALI.COM, BADUNG.
Seorang pengrajin gelang di Legian Kuta sejak 11 tahun silam menekuni kerajinan gelang khas suku Aborigin. Kini hasil kerajinannya sudah diekspor ke berbagai negara termasuk ke benua Australia, tempat asal suku Aborigin.
Tempat pembuatan (workshop) kerajinan gelang khas suku Aborigin ini terletak di Jalan Nakula Legian Kuta. Semua proses pengerjaan gelang dikerjakan di tempat ini oleh sekitar 40 orang pengrajin.
Proses pembuatan gelang ini diawali dengan pengecatan kayu pinus yang telah dibentuk gelang dengan diameter 6 hingga 7 centimeter. Gelang yang telah dicat dengan berbagai warna ini selanjutnya dilukis dengan tehnik titik-titik kecil.
Satu gelang khas suku Aborigin ini dibuat selama 30 menit hingga satu jam tergantung besar dan desain gelang. Motif titik-titik yang dilukis di atas gelang berbentuk bunga dan binatang.
Pemilik usaha ini, Abdul Khodir Busyairi mengatakan, usaha kerajinan Gelang khas Aborogin dengan ciri khas titik-titik kecil ini dimulai sejak tahun 1996 silam. “Gelang yang dijual antara 4500 hingga 7500 rupiah per buahnya ini sudah saya ekspor ke berbagai negara seperti Eropa, Jepang, Singapura hingga ke benua asal suku Aborigin di Australia,” jelasnya.
Dengan modal awal sebesar 6 juta rupiah, per harinya Abdul Khodir mampu membuat 500 gelang Aborigin. Kini setiap bulannya ia mengekspor gelang Aborigin rata-rata 10 hingga 15 ribu gelang ke berbagai negara.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5850 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4603 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2569 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2212 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan