Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Ketua DPRD Tabanan Apresiasi SWP Hasilkan Obat Tradisional Bali
BERITABALI.COM, TABANAN.
Ketua DPRD Tabanan Made Dirga memberikan apresiasi pada perkumpulan Spiritual Wanara Petak (SWP) dalam menjaga kesehatan anggotanya dengan memproduksi obat sendiri.
Pada Kamis, (12/5) bertempat di rumah Made Dirga di Tabanan, 250 anggota perkumpulan ini sejak sehari sebelumnya bergiliran membuat obat tradisional Bali berupa minyak dari bahan dasar kelapa.
Ketua Spiritual Wanara Petak (SWP) Tabanan Wayan Subawa mengatakan, obat yang dibuatnya berupa minyak kelapa yang dicampur dengan bahan lain berupa ramuan dari kayu obat, madu dan jahe.
Proses pembuatannya diawali dengan menyerut 1.011 butir buah kelapa. Lantas diperas hingga menjadi santan. Lalu dimasak hingga menghasilkan minyak. Setelah itu, dicampur dengan ramuan lain.
“Obat ini bisa diminum dan dioles. Kami tidak promosi. Ini hanya untuk kalangan internal SWP,” ujar Wayan Subawa.
Ia menerangkan ramuan obat ini dibuat langsung oleh Ketua SWP, Ajik Alit. Obat ini berkhasiat untuk menyembuhkan sakit kulit hingga sakit pada tulang. Saat membuat obat di rumah Made Dirga, mereka menggunakan empat drum besar yang dimasak dengan kayu bakar.
“Tujuannya agar anggota dan keluarga bisa tetap sehat fisik dan spiritual,” ujarnya.
Ketua DPRD Tabanan Made Dirga bersama anggota DPRD Tabanan dari Fraksi PDI Perjuangan Wayan Widnyana atau Regen juga menjadi dewan pembina di SWP.
Sementara itu, Made Dirga memberikan dukungan penuh pada SWP dalam setiap kegiatannya. Apalagi, kata Dirga mereka bisa menghasilkan obat tradisional dengan ramuan milik sendiri.
Selain itu, konsep ini sejalan dengan program dari Pemerintah Provinsi Bali, Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang di dalamnya berisi instruksi memaksimalkan potensi lokal untuk kesejahteraan masyarakat.
“Ini obatnya sangat mujarab. Pada masa pandemi, masyarakat harus bisa menjaga kesehatan secara mandiri. Obat-obat tradisional harus diperkenalkan luas,” ujarnya.
Politisi PDI Perjuangan asal Banjar Sakeh, Desa Sudimara, Tabanan ini berharap, Spiritual Wanara Petak bisa tetap eksis hingga turun ke masyarakat untuk memberikan bantuan sosial.
“Kedepan akan kami rancang seperti itu, sehingga keberadaan SWP bisa berguna dan membantu masyarakat secara luas,” ujarnya.
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 551 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 407 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 406 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan