Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
KMHDI Buleleng Membagikan 1.000 Masker
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMDI) Buleleng membagikan 1000 masker dengan menyasar pemilik usaha dan warga. Pemagian masker merupakan kontribusi dari KMHDI untuk ikut memutus mata rantai penularan covid-19.
“Beberapa warung tempat nongkrong seperti kedai kopi dan warung emperan di Singaraja merupakan sasaran pembagian masker. Tak hanya pemilik usaha pengunjung yang datang juga dibagikan gratis.” ujar Koordinator aksi yang sekaligus Ketua PC KMHDI Buleleng, Putu Esa Purwita
Esa menambahkan, semua elemen diharapkan bisa memberikan kontribusi nyata untuk mencegah penyebaran virus covid-19 di era tatanan kehidupan baru ini. Selain membagikan masker, KMHDI juga memberikan sosialisasi tentang dampak penting penggunaan masker bagi kesehatan warga ditengah Pandemi Covid-19.
Diakuinya, Penggunaan masker saat beraktifitas diluar rumah sangat penting untuk kesehatan diri dan keluarga.
“Lewat pembagian seribu masker ini kami sebagai pemuda ikut mengingatkan masyarakat terkait pentingnya menerapkan protokol kesehatan," imbuhnya
Kedepan pihaknya akan mengupayakan terus melakukan pembagian masker secara berkelanjutan untuk menyadarkan masyarakat pentingnya penggunaan masker. (NOV)
Reporter: Tim Liputan COVID
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4244 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1447 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 944 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 876 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 767 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun