Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 7 Mei 2026
Kontes Video LGBT Depkes Malaysia Menuai Kritik
Rabu, 7 Juni 2017,
19:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Kuala Lumpur. Sebuah kontes video melindungi homoseksual dan transgender yang diselenggarakan Departemen Kesehatan Malaysia menuai kritik dari berbagai kelompok aktivis pendukung transgender.
NBC News mengabarkan Selasa (6/6/2017) The Thomson Reuters Foundation misalnya, mengecam kontes video itu malah mengobarkan kebencian bagi kelompok LGBT.
[pilihan-redaksi]
"Lomba video itu mendorong aksi diskriminasi, kebencian bahkan kekerasan terhadap kelompok minoritas," seru Nisha Ayub, aktivis transgender Malaysia. Maklum, belakangan ini, sikap anti LGBT makin mencuat di Malaysia, negara multi etnis yang mayoritas penduduknya Muslim.
Kecaman itu, ditanggapi Lokman Hakim Sulaiman. Deputi Dirjen Kesehatan Malaysia itu mengungkapkan, kontes video yang digelar pihaknya, "Untuk menjaring pandangan dan memperluas pengetahuan kaum muda tentang praktek kehidupan yang sehat," kata Lokman Hakim.
Menurutnya, kontes berjudul 'National Creative Video Competition on Adolescent Sexual and Reproductive Health' tersebut, "Benar-benar murni dan tidak menciptakan diskriminasi pada kelompok tertentu," ujar Sulaiman.
Panduan kontes yang dipasang di laman Departemen Kesehatan itu, menyebutkan video yang ikut dalam kompetisi itu harus melukiskan konsekuensi yang bakal dihadapi bila seseorang menjadi LGBT. Selain itu, video tersebut juga dilengkapi dengan penjelasan melindungi, menangani dan membantu kelompok LGBT. Kategori lain yang diwajibkan dalam video itu, harus menjelaskan kesehatan seksual dan kejahatan cybersex.
Menurut Lokman, topiknya juga dipilih berdasar statistik yang menunjukkan masalah kesehatan seksual di antara para remaja Malaysia. Termasuk meningkatnya kegiatan seks dan penularan virus HIV penyebab AIDS.
"Kami memberi panduan bagi para petugas kesehatan agar para pasien diperlakukan sama dan dihormati hak-haknya," tutur Lokman. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 631 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 596 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 444 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 433 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026