Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Konvensi Demokrat Kena Getah Kasus Korupsi
jakarta
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Beberapa elit Partai Demokrat yang terjerat kasus dugaan korupsi secara otomatis berdampak pada elektabilitas kandidat konvensi calon presiden (Capres) Partai Demokrat.
Pakar Komunikasi Politik dari Universitas Indonesia, Effendi Gazali yang sekaligus sebagai anggota komite koncensi Capres Demokrat mengatakan, penilaian publik terhadap konvensi capres Demokrat menjadi buruk akibat beberapa elit Partai Demokrat yang berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Kalau semakin banyak yang dipanggil KPK, sudah pasti getahnya kena kepada anggota konvensi (kandidat). Justru jadi kasihan orang dikomite," kata Effendi, kepada INILAH.COM, Jakarta, Jumat (29/11/2013).
Selain itu, kata Effendi, akses media juga menjadi salah satu penyebab kurangnya perhatian publik terhadap penjaringan Capres partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.
"Akses medianya juga kurang. Saya kasihan sama kandidat konvensi itu tidak punya akses media. Saya sudah ajukan itu, tapi sampai sekarang belum direalisasikan," kata Effendi.
Sebagaimana diberitakan, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) merilis hasil penelitiannya terkait konvensi capres Partai Demokrat. Konvensi Demokrat yang dirancang untuk memulihkan citra partai terancam gagal.
Rully Akbar, peneliti LSI, menyebutkan alasannya peserta konvensi kurang dikenal dibanding capres dari partai lain. Menurutnya ada pemenang konvensi, tetapi tidak bisa jadi capres.
"Capres partai lain seperti Megawati, Aburizal Bakrie, Prabowo, Jokowi, Wiranto, Hatta punya tingkat pengenalan 70 persen. Sedangkan peserta konvensi tingkat pengenalannya di bawah 60 persen. Sehingga kurang bisa menyaingi nama-nama besar lain," kata Rully dalam keterangan hasil survei, di kantor LSI, Jakarta, Minggu (24/11/2013). [bbn/inilah.com]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5777 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4594 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2553 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2200 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2187 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan