Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 6 November 2026
Korut Jadi Negara Penyumbang Aksi Kejahatan Kripto Terbanyak di Dunia
BERITABALI.COM, DUNIA.
Korea Utara (Korut) jadi negara urutan pertama dengan aksi kejahatan siber khususnya yang menyasar kripto dengan kerugian diperkirakan mencapai 1,59 milyar dolar AS atau sekitar Rp22,2 triliun.
PBB bahkan menuduh Korut sebagai pihak yang bertanggung jawab atas penggunaan aset kripto untuk mendukung program nuklir negara itu.
Mengutip laporan Finbold, Korut diklaim bertanggung jawab atas aksi ribuan hacker yang menguntungkan mereka. Mereka berada di atas AS, Rusia, Tiongkok dan Inggris sebagai lima negara dengan aksi kejahatan siber terbanyak.
Coinhub melaporkan, kejahatan itu berasal dari berbagai aksi penipuan tingkat tinggi yang menyerang berbagai negara, termasuk AS.
Meski menduduki peringkat pertama sebagai asal kejahatan siber dunia, Korea Utara kalah dari China dan AS yang merugikan sejumlah pihak hingga 2 miliar dolar AS.
China jadi negara paling atas sebagai asal pelaku kejahatan kripto dengan menyumbang 18 persen dari total kejahatan siber dunia.
Meski diperkirakan memiliki berbagai motivasi yang berbeda, aksi kejahatan siber dari lima negara itu memiliki kesamaan yakni kurang memahami kerja blockchain.
Namun demikian, jumlah kerugian yang disebabkan sekelompok pelaku kejahatan yang menyasar siber di atas ternyata belum sebesar aksi kejahatan dunia yang diperkirakan
Meski angka-angka di atas tampak besar, tetapi sesungguhnya nilai tersebut masih bisa disebut “kecil” jika dibandingkan dengan persentase aktivitas kriminal dunia.mencapai 2 hingga 5 persen dari PDB dunia.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 635 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 522 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan