Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 21 September 2026
Koster akan Rancang Perda Gunung Sebagai Kawasan Suci, Aktivitas Pendakian Dibatasi
bbn/dok beritabali/Gunung Agung/Koster akan Rancang Perda Gunung Sebagai Kawasan Suci, Aktivitas Pendakian Dibatasi.
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gubernur Bali Wayan Koster bakal merancang peraturan daerah yang mentapkan sejumlah gunung sebagai kawasan suci sehingga akan membatasi aktivitas wisatawan atau pendaki.
Koster telah mempertimbangkan kebijakan tersebut berdasarkan konsep tata ruang Provinsi Bali dan dikorelasikan dengan kepercayaan pemuka agama.
"Aspek kawasan suci yang diatur termasuk ada gunung, diatur dari bawah sampai ke puncak. Gunung dijadikan sebagai kawasan suci," kata Koster, saat Rapat paripurna di Gedung DRPD Bali, Senin (30/1).
Koster mengatakan bakal membahas lebih lanjut mengenai isi peraturan yang akan dibuat. Dia memastikan bahwa peraturan nanti akan membatasi aktivitas wisatawan di sejumlah gunung yang ditetapkan sebagai kawasan suci.
"Semula kami merancang peraturan daerah khusus menjadikan gunung sebagai kawasan suci. Supaya, aktivitas di gunung itu dapat dikendalikan tidak lagi bebas masuk, dijadikan destinasi wisata ke atas sampai main dengan menggunakan sepeda motor ke puncak gunung," ungkapnya.
Nantinya, para sulinggih (pemuka agama) akan menyetorkan sejumlah nama gunung yang perlu ditetapkan sebagai kawasan suci kepada Pemprov Bali.
Koster mengatakan dalam kearifan lokal Bali, gunung tidak bisa dipisahkan. Dia menyebut leluhur melakukan ritual keagamaan, beryoga serta bersemedi di gunung.
"Jadi, memang seyogyanya gunung di Bali itu dijadikan sebagai kawasan suci, bukan lagi kawasan yang disucikan, karena memang suci. Cuman kita yang selama ini yang memang mendegradasi dari kawasan suci menjadi praktiknya tidak suci karena kita terlalu kebabablasan," kata Koster.
Menurut Koster, selama ini tidak ada aturan tegas mengenai pembatasan aktivitas di gunung yang ada di Bali. Ia mencontohkan seperti di Gunung Batur, di Kabupaten Bangli, Bali.
"Saya kira ini sudah kebablasan. Di Gunung Batur sudah beberapa kali terjadi kecelakaan mungkin karena sudah berlebihan tidak terkontrol, ada orang yang melakukan aktivitas ke puncak gunung, itu dia mungkin lagi tidak suci," kata Koster.
"Sehingga jadi leteh (kotor atau tidak suci) dan timbul bencana. Begitu ada bencana dan meninggal, Desa Adat di sekitar harus melakukan upacara mencaru (pembersihan) dan pekelem lagi," ujarnya. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8224 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5696 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3558 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2405 Kali
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar