Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
KRI Nanggala 402 Tenggelam di Laut Dalam dan Berbahaya, Proses Evakuasi Terkendala
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kapal selam KRI Nanggala 402 beserta 53 awaknya tenggelam di perairan Bali Utara di kedalaman 838 meter, 40 km di utara Celukan Bawang, Buleleng.
Proses evakuasi kapal selam dan awaknya akan berjalan sulit karena kondisi laut yang dalam dengan arus yang kuat. Posko pencarian kapal selam KRI Nanggala 402 dipusatkan di Pelabuhan Celukan Bawang, Buleleng, Bali. Sejauh 40Km di Utara pelabuhan ini menjadi lokasi tenggelamnnya KRI Nanggala 402 beserta 53 awak kapal selam di dalamnya. Perairan Bali Utara merupakan jalur pelayaran yang sudah ada sejak zaman kerajaan.
Perairan Bali Utara ini menjadi jalur utama kedatangan warga luar Bali dan luar negeri ke Pulau Bali di zaman dulu saat belum ada di Bandara di selatan Bali. Menurut ahli geologi, perairan sebelah utara pulau Bali merupakan cekungan besar dengan dasar miring ke timur.
Di ujung timur perairan ini, kedalaman laut bisa mencapai 1.400 meter. Sementara di ujung Barat kurang dari 200 meter di dasar cekungan ini membujur sesar sungkup Flores yang melegenda. Sesar aktif ini menjadi penyebab gempa Flores tahun 1992 dengan terjangan tsunami yang dahsyat.
Bagian sesar yang sama juga membangkitkan gempa di Lombok pada 2018 silam. Kapal selam KRI Nanggala 402 diperkirakan tenggelam di dalam cekungan ini di kedalaman 838 meter, 40 km di sebelah utara Pantai Celukan Bawang dengan kondisi alam seperti ini.
Proses evakuasi kapal selam KRI Nanggala 402 akan memiliki tingkat kesulitan yang tinggi dan berbahaya. Proses evakuasi kapal selam KRI Nanggala dipastikan membutuhkan biaya besar dan teknologi yang canggih untuk mengevakuasi kapal selam dari laut dalam.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4150 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1417 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 939 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 870 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 753 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun