Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Kronologi Pencurian Siang Bolong di Belayu Marga, Anak Disekap
BERITABALI.COM, TABANAN.
Kasus pencurian pada siang bolong terjadi di Banjar Dinas Umabian, Desa Peken Belayu, Kecamatan Marga, di rumah milik I Putu Gede Windhu Susila, 44 Selasa, (12/12) sekitar Pukul 14.00 WITA.
"Bahkan saat pencurian dilakukan pelaku membekap korban," ujar Kapolres Tabanan AKBP Leo Dedi Defretes.
Dari keterangan korban I Putu Gede Windhu Susila bersama istrinya Komang Yanti, saat peristiwa pencurian terjadi bahwa ia tak berada di rumah, lantaran sedang berjualan di Pasar.
Usai berjualan korban bersama istri pulang ke rumah di Banjar Umabian Desa Peken Belayu, Marga. Sesampai di rumah korban langsung mencari anak perempuannya bernama NPLPD, 17, tetapi sayang anaknya tidak ditemukan di rumah.
Korban dan istrinya yang memasuki rumah, sudah melihat pintu dalam keadaan terbuka. Kemudian saat memasuki kamar tidur, korban dan istrinya melihat keadaan lemari baju kondisi terbuka dan uang yang disimpan di dalam lemari juga hilang sebesar Rp 7 juta.
"Sedangkan anak korban NPLPD yang biasanya menunggu di rumah malah hilang," ujar Leo.
Korban dan istrinya yang memasuki rumah, sudah melihat pintu dalam keadaan terbuka. Kemudian saat memasuki kamar tidur, korban dan istrinya melihat keadaan lemari baju kondisi terbuka dan uang yang disimpan di dalam lemari juga hilang sebesar Rp 7 juta.
"Sedangkan anak korban NPLPD yang biasanya menunggu di rumah malah hilang," ungkapnya.
Panik dengan anak korban yang tidak ditemukan, sehingga korban melakukan pencarian kembali. Korban pun meminta tolong kepada tetangga dan keluarga untuk mencari keberadaan anaknya.
Akhirnya para tetangga juga ikut mencari, alhasil menemukan anaknya berada di belakang rumahnya di sebelah utara dalam keadaan tangan dan kaki terikat dan kepala dalam keadaan tertutup kain dibekap. Aksi pencurian dengan cara dibekap itu pun dilaporkan ke polisi korban.
"Pelaku itu tidak hanya mencuri uang, tetapi mencuri HP Oppo seri A3 yang tersimpan di dalam lemari," bebernya.
Modus operandi pelaku saat mencuri dengan cara membekap anak korban dengan kain serta mengikat kedua tangan anak korban dengan kain selendang warna kuning.
"Baru selanjutnya melakukan aksi pencurian. Pelaku diduga masuk melalui jendela rumah," ujarnya.
Saat ini polisi masih melakukan pendalam penyelidikan aksi pencurian dengan membekap korban.
"Kami masih mengumpulkan barang bukti dan saksi-saksi. Termasuk kami sudah melakukan olah TKP di lapangan," ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6040 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4707 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2672 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2366 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2253 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan