Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kronologi Pleno Pemilu Tingkat Kecamatan di Tabanan Mendadak Berhenti

Senin, 19 Februari 2024, 09:17 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Kronologi Pleno Pemilu Tingkat Kecamatan di Tabanan Mendadak Berhenti.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Proses tahapan pleno suara Pemilu di tingkat kecamatan mendadak dihentikan di Kabupaten Tabanan pada Minggu, (18/2). Hal ini lantaran KPU Tabanan menginstruksikan penghentian sementara karena server Sistem Informasi Rekapitulasi atau Sirekap sedang dibersihkan oleh KPU RI. 

“Alasannya karena server Sirekap sedang dibersihkan. Tapi, ini baru instruksi belum ada surat resmi,” kata Ketua Bawaslu Tabanan I Ketut Narta.

Ia menyebutkan, instruksi penghentian pleno di tingkat kecamatan ini mendadak. Padahal Narta sedang melakukan pantauan di Kecamatan Pupuan. Sampai kapan penghentian ini, ia pun berharap segera ada kejelasan. 

“Kami dan saksi partai politik berharap segera ada surat resmi dari KPU RI,” ujarnya. 

Narta menjelaskan, proses penghentian pleno berdasarkan instruksi dari KPU RI diketahuinya pada Minggu, menjelang siang. Saat itu dirinya sedang memantau pleno di Desa Jelijih Punggang, Kecamatan Pupuan. Ketika itu, telah dilakukan pleno di lima TPS dari enam TPS. 

“Padahal jadwal berlanjut ke Desa Belatungan dan diteruskan ke Desa Padangan,” ujarnya. 

Selain itu, penghentian proses pleno di tingkat kecamatan ini juga dihentikan di Kecamatan Selemadeg. Padahal proses rekap suara sedang dilakukan dari TPS di Desa Bajera. Namun, karena dihentikan mendadak proses rekap suara hanya bisa berlangung pada enam TPS. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/tab



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami