Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Lahan Pertanian Di Buleleng Menyempit
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Lahan pertanian di Kabupaten Buleleng terancam sejumlah proyek bangunan perumahan dan villa, bahkan dalam lima tahun terakhir penyempitan lahan pertanian tersebut mulai dirasakan.Perubahan alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan perumahan di Kabupaten Buleleng memberikan imbas berkurangnya hasil produksi pertanian terhadap kebutuhan masyarakat sehari-hari.
“alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan perumahan sangat berpengaruh pada peningkatan produksi pertanian itu sendiri, sehingga diperlukan tekhnologi modern untuk memenuhi kebutuhan hasil pertanian tersebut, “ ungkap Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Buleleng, Putu Ardika.
Kadis Pertanian dan Peternakan Kabupaten Buleleng, Putu Ardika mengatakan, perubahan lahan pertanian di Buleleng disebabkan berbagai faktor, salah satu penyebab utamanya adalah masalah air yang sulit didapatkan, sehingga lahan pertanian itu dalihkan menjadi lahan perkebunan ataupun lahan perumahan.
Tercatat dalam waktu lima tahun terakhir di Labupaten Buleleng, prosentase terbesar perubahan fungsi lahan pertanian itu terjadi di wilayah Kecamatan Buleleng Kecamatan Sukasada, Banjar dan Kubutambahan, namun jumlah secara pasti belum diketahui, lebih besar perubahan lahan pertanian itu menjadi lahan perumahan dan villa. (sas)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2636 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2287 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan