Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 2 November 2026
Ledakan di SPBU Singaraja Akibat Human Error?
Singaraja
Jumat, 12 Juni 2009,
17:48 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Ledakan pada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum, SPBU di Jalan Gajah Mada Singaraja dipastikan akibat Human Error, hal itu menguat dari sejumlah analisa dan pemeriksaan sejumlah saksi di Mapolres Buleleng.
Dugaan kuat munculnya penyebab Human Error tersebut, diduga saat dilakukan pengisian Bak Penampungan Bensin
pada areal SPBU, petugas masih memberikan pelayanan pada mesin curah SPBU yang diduga kuat sebagai penyebab ledakan.
-uMemang pada saat pengisian bak penampungan bensin, seorang petugas SPBU sedang melayani dua pembeli pada mesin curah, padahal aturannya saat pengisian bunker penampungan itu tidak boleh melakukan pelayanan, ini kemungkinan yang menjadi penyebab ledakan,- ungkap
sumber dari penyidik di Mapolres Buleleng, Jumat (12/6) yang wanti-wanti namanya tidak di onlinekan.
Sementara, untuk memastikan penyebab ledakan SPBU Gajah Mada Singaraja, Polres Buleleng telah menurunkan Tim Laboratorium Forensik, namun hasilnya secara pasti belum
diketahui,- kita masih menunggu hasil dari Labfor untuk memastikan ini, kalau dugaan penyebab secara pasti elum kita ketahui,- papar Kapolsektif Kota Singaraja, AKP. Putu Juen.
Tim Labfor Denpasar yang dipimpin AKBP.Aris Hanit, dalam memeriksa dan menyisir setiap sudut lokasi ledakan melakukan pemeriksaan secara intensif, satu-persatu setiap titik dan lokasi ledakan dilakukan deteksi demikian juga dengan serpihan plafon, tembok dan kaca diteliti satu demi satu.bahkan mobil truck DK 9425 C yang diamankan ke Mapolres Buleleng dibawa kembali ke SPBU Gajah Mada untuk dilakukan rekontruksi.
Sebelumnya, Sebuah ledakan dasyat menggegerkan Kota Singaraja. Getaran dari ledakan yang bersumber di pusat Kota
Singaraja tersebut dirasakan dalam radius 2,5 Kilometer, hingga membuat sejumlah warga panik. (sas)
Dugaan kuat munculnya penyebab Human Error tersebut, diduga saat dilakukan pengisian Bak Penampungan Bensin
pada areal SPBU, petugas masih memberikan pelayanan pada mesin curah SPBU yang diduga kuat sebagai penyebab ledakan.
-uMemang pada saat pengisian bak penampungan bensin, seorang petugas SPBU sedang melayani dua pembeli pada mesin curah, padahal aturannya saat pengisian bunker penampungan itu tidak boleh melakukan pelayanan, ini kemungkinan yang menjadi penyebab ledakan,- ungkap
sumber dari penyidik di Mapolres Buleleng, Jumat (12/6) yang wanti-wanti namanya tidak di onlinekan.
Sementara, untuk memastikan penyebab ledakan SPBU Gajah Mada Singaraja, Polres Buleleng telah menurunkan Tim Laboratorium Forensik, namun hasilnya secara pasti belum
diketahui,- kita masih menunggu hasil dari Labfor untuk memastikan ini, kalau dugaan penyebab secara pasti elum kita ketahui,- papar Kapolsektif Kota Singaraja, AKP. Putu Juen.
Tim Labfor Denpasar yang dipimpin AKBP.Aris Hanit, dalam memeriksa dan menyisir setiap sudut lokasi ledakan melakukan pemeriksaan secara intensif, satu-persatu setiap titik dan lokasi ledakan dilakukan deteksi demikian juga dengan serpihan plafon, tembok dan kaca diteliti satu demi satu.bahkan mobil truck DK 9425 C yang diamankan ke Mapolres Buleleng dibawa kembali ke SPBU Gajah Mada untuk dilakukan rekontruksi.
Sebelumnya, Sebuah ledakan dasyat menggegerkan Kota Singaraja. Getaran dari ledakan yang bersumber di pusat Kota
Singaraja tersebut dirasakan dalam radius 2,5 Kilometer, hingga membuat sejumlah warga panik. (sas)
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
02
03
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 538 Kali
04
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 395 Kali
05
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 394 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026