Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Lima Desa di Kaki Gunung Sinabung Akan Direlokasi
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan 5 desa di Kabupaten Karo, Sumatera Utara bakal direlokasi. Hal tersebut karena desa-desa ini yang paling parah terkena dampak erupsi Gunung Sinabung. "5 desa direkomendasikan untuk direlokasi, desa Simacem, Bekerah, Sigarang-garang, Sukameriah dan Sukanalu," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam konfrensi persnya di gedung BNPB, Jakarta Pusat, Minggu (2/2/2014).
Dari total 5 desa tersebut, lanjut Sutopo ada 1.109 kepala keluarga (KK) yang akan diungsikan. Namun, sebelum perelokasian harus menunggu persetujuan warga dan kesiapan pemerintahan setempat. "Pemda Kabupaten menyediakan lahan relokasi untuk 1000 KK seluas 25 hektar," ujarnya.
Selanjutnya, setelah pemerintah daerah menyediakan lahan, pemerintah pusat bakal membangunkan rumah bagi para warga tersebut. "rekomendasikan untuk relokasi itu pilihan terakhir dalam bencana. Pemerintah daerah sediakan lahan, sedangkan, bangunan dari BNPB," tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tercatat sebanyak 14 tewas dan tiga orang mengalami luka bakar akibat awan panas erupsi Gunung Sinabung. Ke-14 korban tewas, yakni Alexander Sembiring, Daud Surbakti, Dipa Nusantara, dan David yang merupakan pelajar, kemudian Mahal Sembiring guru honorer SD di Desa Gurukinayan, Teken Sembiring serta Santun Siregar (mahasiswa).
Kemudian, Fitriani Boru Napitupulu, Asran Lubis, dan Marudut Barisan Sihite (mahasiswa), Rizal Sahputra (wartawan Jurnal Sumut), Daniel Siagian (mahasiswa), Julpiandi Mori (mahasiswa), dan Tomas Lakae. Sedangkan korban luka-luka akibat awan panas ada tiga orang, yakni Sehat Sembiring (48) dan anaknya Surya Sembiring (21) warga Kabanjahe yang akan ziarah ke Desa Sukameriah atau di posisi 2,7 km dari kawah Gunung Sinabung.
Satu lagi Doni Milala (60) warga Desa Sukameriah yang sedang melihat kondisi rumahnya yang sudah lama ditinggal mengungsi. Seluruh korban yang tewas dan luka-luka tersebut terkena semburan awan panas di Desa Sukameriah yang berada pada radius 3 Km dari Gunung Sinabung.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5852 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2569 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2213 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan