Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Lima Pasien Jalani Perawatan Intensif
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Dalam kurun waktu empat bulan, terhitung dari bulan Oktober 2007 hingga bulan Januari 2008 tepatnya Selasa siang tadi, tercatat 23 warga Buleleng positif terkena penyakit Demam Berdarah yang diakibatkan virus nyamuk Aedes Aegypti dan perubahan musim.
Direktur RSUD Kabupaten Buleleng, dr. Nyoman Mardana mengungkapkan, secara komulatif dalam empat bulan terakhir tercatat adanya peningkatan pasien akibat Demam Berdarah yang dirawat di RSUD Kabupaten Buleleng.“Dalam bulan Januari, RSUD Buleleng merawat tujuh pasien dan lima diantaranya masih dalam perawatan khusus,” ungkapnya.
Dari belasan pasien Demam Berdarah yang menjalani perawatan, sebagian besar diantaranya berasal dari wilayah Kota Singaraja. Bahkan dalam penanganannya, RSUD Kabupaten Buleleng telah menyiapkan tim khusus dari dokter maupun paramedis.
“Penyebaran penyakit demam berdarah perlu mendapat antisipasi secara khusus, sehingga kita di RSUD Kabupaten Buleleng ini membentuk tim khusus dari bebeberapa dokter umum dan spesialis,“ papar Mardana.
Munculnya penyakit demam berdarah yang diakibatkan penyebaran virus yang dibawa nyamuk Aedes Aegypti disebabkan kondisi lingkungan yang tidak bersih dan adanya sisa air hujan yang dimanfaatkan untuk berkembang biak, sehingga antisipasi dini perlu dilakukan masyarakat melalui gerakan tiga M Plus. (sas)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5968 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2649 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2302 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2232 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan