Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Longsor dan Pohon Tumbang Dominasi Bencana Kintamani
BERITABALI.COM, BANGLI.
Bencana tanah longsor dan pohon tumbang mendominasi kejadian alam di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, menyusul hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah tersebut.
Dampak terparah terjadi di Desa Bantang, Kintamani, ketika senderan rumah warga jebol dan menutup akses utama jalur Bangli–Singaraja.
Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di jalur penghubung Bangli–Singaraja sempat terganggu. Material longsoran dari senderan rumah warga dengan ketinggian sekitar lima meter menutupi badan jalan sehingga tidak dapat dilalui kendaraan.
Camat Kintamani, I Ketut Erry Soena Putra, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.00 WITA saat hujan deras mengguyur hampir seluruh wilayah Kintamani.
“Berdasarkan laporan, kejadian terjadi sekitar pukul 20.00 WITA, pada saat wilayah Kintamani diguyur hujan deras. Senderan rumah warga dengan ketinggian sekitar lima meter tidak kuat menahan beban sehingga jebol dan menutup akses jalan Bangli–Singaraja,” jelasnya, Jumat (23/1/2026).
Ia menambahkan, berkat koordinasi yang baik antara pemerintah kecamatan, aparat desa, serta pihak terkait, penanganan di lokasi kejadian dapat dilakukan dengan cepat sehingga akses lalu lintas kembali dibuka.
“Akibat kejadian tersebut akses lalu lintas sempat terganggu, namun dengan koordinasi yang baik seluruh kejadian dapat ditangani,” ujarnya.
Menurut Erry, hingga saat ini tercatat delapan kejadian tanah longsor dan belasan pohon tumbang yang tersebar di seluruh desa di Kecamatan Kintamani. Sejumlah fasilitas umum maupun milik warga dilaporkan mengalami kerusakan dengan total kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
“Tidak ada korban jiwa dalam seluruh kejadian tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah,” tambahnya.
Menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi, Camat Kintamani mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian, terutama saat beraktivitas di luar rumah maupun melintasi daerah rawan bencana.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5698 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2536 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2192 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan