Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
LSM Minta Jangan Ada Keringanan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kabar penahanan mantan Bupati Jembrana, I Gede Winasa di sel tahanan Polda Bali terdengar juga ke telinga aktivis LSM di Jembrana. Atas penahanan tersebut, Forum Daerah (Forda) LSM Jembrana meminta agar jangan sampai ada keringanan bagi Winasa. Hal tersebut diungkapkan Ketua Forda LSM Jembrana, I Ketut Sujana ketika dihubungi, Rabu (19/1). Sujana yang akrab dipanggil Cong ini mendesak agar Winasa jangan diberi keringanan lagi berupa penangguhan penahanan.
"Bila itu sampai terjadi, jelas ketidakadilan akan terjadi karena empat terpidana kasus kompos sudah dijebloskan ke dalam sel tahanan,"tegasnya. Jika aparat masih ingin dipercaya, Cong meminta agar tidak ada penanggguhan penahanan. "Aparat jangan sampai mencederai hukum dan keadilan masyarakat," pintanya.
Sementara di bagian lain, suasana kediaman Winasa di Kelurahan Tegalcangkring, Mendoyo, Rabu (19/1) tampak sepi. Pantauan di rumah berlantai lima tersebut hanya tampak seorang pemuda yang tampak sedang berjaga di pintu depan kediaman Winasa. "Bapak sudah tiga hari ini ada di Denpasar," kata Putu Wardika, pemuda yang mengaku menjadi satpam di kediaman Winasa.
Pemuda asal Desa Berangbang, Negara ini juga mengatakan kalau istri Winasa, Ratna Ani Lestari dan putranya, I Gede Ngurah Patriana Krisna sudah beberapa hari ini tidak ada di kediaman Winasa. "Saya tidak tahu kemana ibu dan Mas Ipat (sapaan akrab Patriana) pergi," katanya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1422 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1080 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 922 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 817 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik