Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
Luhut Minta TNI Tracing Pasien Isoman Jawa dan Bali
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Luhut Binsar Panjaitan selaku Menteri Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi, kembali memerintahkan Panglima TNI untuk mengkoordinasikan kegiatan testing dan tracing pasien Isoman atau isolasi mandiri Covid-19.
Pelacakan tersebut akan dimulai pada Senin (26/7/2021) di tujuh wilayah aglomerasi di Jawa dan Bali. Targetnya, minimal pengetesan dan pelacakan dilakukan pada delapan kontak erat per pasien yang dicapai dalam 2 pekan ke depan.
"Kalau bisa, TNI segerakan proses testing agar kita bisa membawa penderita ketika saturasi masih di atas 80 sehingga mereka masih bisa tertolong," pinta Menko Luhut dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/7/2021) dikutip dari Liputan6.com.
Menurut dia, penanganan pasien Isoman wajib diperhatikan. Terlebih LaporCovid-19 mencatat adanya 2.313 pasien meninggal di luar rumah sakit saat melakukan isolasi mandiri.
"Saya kira penanganan pasien yang isolasi mandiri itu perlu diperhatikan, karena pada umumnya yang dibawa ke rumah sakit itu sudah pada level yang parah," imbuh Menko Luhut.
Membenarkan pernyataan Menko Luhut, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, berdasarkan laporan yang diperolehnya melalui kontak telepon dengan beberapa dokter perawat pasien Covid-19, pasien dibawa ke rumah sakit sudah dalam kondisi parah.
"Pasien yang tidak tertolong itu umumnya masuk RS sudah terlambat, saturasi oksigennya, hanya 70 atau 80," bebernya. Sementara itu, Menkes Budi menambahkan, masa inkubasi dan masa sakit penderita Covid-19 varian delta relatif cepat.
Terkait hal ini, Menkes Budi menyatakan dirinya akan berkoordinasi dengan pihak puskesmas untuk melengkapi fasilitas oximeter.
"Jadi kalau saturasinya masih di atas 94 itu masih aman untuk melakukan isoman di rumah dengan catatan tidak bergejala. Tetapi kalau bergejala dan saturasinya di bawah 94 harus segera dirawat di lokasi isoter atau RS yang memiliki fasilitas alkes dan nakes," jelas Menkes Budi.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4553 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2359 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2013 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1617 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1061 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun