Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 17 Mei 2026
Lulut Emas Muncul di Pekarangan Rumah Warga Sidemen
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Lulut emas, hewan menyerupai cacing bergerombolan berwarna kuning keemasan muncul di pekarangan rumah salah satu warga Desa Sinduwati, Sidemen, Karangasem pada Rabu (25/11/2020) pagi.
Berdasarkan penurutan dari pemilik rumah, lulut emas tersebut pertama kali diketahui muncul pada Rabu pagi sekitar pukul 06.00 WITA di areal pekarangan rumahnya.
"Kemarin pagi sekitar pukul 06.00 WITA, munculnya di tengah pekarangan tepat di depan Pelinggih Penunggu Karang," begitu kata Komang selaku pemilik rumah yang enggan menyebutkan nama lengkapnya pada Kamis (26/11/2020).
Lanjutnya, setelah kemunculan lulut emas tersebut atas berbagai pertimbangan lulut tersebut kemudian dibuatkan "segehan brumbun" lalu disapu dan dibuang ke aliran sungai. Komang sendiri mengaku tidak mendapat firasat apapun atas kemunculan lulut emas tersebut di pekarangan rumahnya. Hanya saja ia sempat bertanya kepada tokoh spiritual dan disarankan untuk melaksanakan pecaruan di pekarangan rumahnya.
Sementara itu, terkait kemunculan "lulut mas", menurut berbagai sumber menyebutkan bahwa munculnya lulut banyak dikaitkan sebagai pertanda bahwa di areal pekarangan rumah tersebut perlu dilaksanakan semacam upacara pecaruan.
Bahkan tak jarang kemunculan lulut juga dianggap sebagai pertanda bahwa akan terjadi sesuatu sehingga perlu dilakukan semacam upacara pecaruan.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1491 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1124 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 968 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 859 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik