Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Macet Panjang di Gilimanuk, Protes Sopir di Ketapang Jadi Pemicu
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kemacetan parah melanda kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, pada Rabu dini hari (16/7/2025). Hal ini dipicu oleh aksi protes sopir truk yang terjadi di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur.
Aksi blokade dari para sopir menyebabkan terganggunya keberangkatan sejumlah kapal Roro dan menghentikan sementara aktivitas bongkar muat di jalur penyeberangan utama Jawa-Bali tersebut.
Pantauan di lapangan menunjukkan antrean kendaraan, terutama truk logistik, mengular panjang dari arah Denpasar hingga menembus kawasan Hutan Cekik. Kemacetan juga mulai terasa dari arah Buleleng. Untuk mengurangi kepadatan, kendaraan pribadi diarahkan melewati gang-gang kecil di wilayah Kelurahan Gilimanuk.
“Karena jalur keluar masuk di Ketapang tertutup akibat blokade dari sopir, maka operasional kapal sementara dihentikan. Dampaknya terasa sampai di Gilimanuk,” kata Manajer Operasional ASDP Gilimanuk, Ryan Dewangga, saat dikonfirmasi Rabu pagi.
Ia menjelaskan bahwa beberapa kapal Roro sempat tidak diizinkan berlayar dengan pertimbangan keamanan. Sejumlah kapal bahkan berada dalam posisi siaga, menunggu situasi kembali aman di Ketapang.
Namun kondisi perlahan mulai membaik sejak pukul 09.00 WITA. Kapal-kapal yang sebelumnya tertahan kembali mendapat izin operasi, dan antrean kendaraan di pelabuhan mulai terurai.
“Beberapa kapal Roro tipe LCT yang biasa mengangkut logistik awalnya dihentikan sementara. Tapi sekarang sudah mulai jalan kembali,” tambah Ryan.
Sementara itu, Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati menyampaikan bahwa situasi di kawasan pelabuhan kini sudah aman dan terkendali.
“Operasional pelabuhan sudah normal kembali. Kami juga menurunkan personel dari Polres dan Polsek Gilimanuk untuk membantu pengaturan lalu lintas,” jelasnya.
Aksi protes di Ketapang menjadi pengingat pentingnya koordinasi lintas wilayah dalam menjaga kelancaran arus barang dan penumpang di jalur strategis antarprovinsi seperti Pelabuhan Gilimanuk.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5847 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2566 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2209 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2194 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan