Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 31 Juli 2026
Maling Udang, Tahir Bonyok Dihajar Massa
Tedung
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Nasib sial dialami oleh Tahir (32). Pria kelahiran Karangasem ini babak belur dihajar massa, setelah kepergok mencuri udang di sebuah tambak.
Baca juga:
Viral Tukang Bakso Curi Uang di Jok Motor
Ketika ditemui di RS Sanjiwani, Gianyar, muka Tahir tampak bonyok dan memar akibat dihajar Massa, Selasa (29/7).
Tahir dihajar massa setelah kepergok maling udang di tambak warga, di wilayah Tedung, Gianyar.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh di lapangan, Tahir datang ke lokasi pencurian dengan peralatan pancing, jaring serta portas.
Setelah memarkir sepeda motornya di pinggir jalan, yang berjarak 500 meter dari tambak, pelaku kemudian mengendap-endap mendekati tambak udang galah milik warga Tedung, Gianyar.
Awalnya, aksi pencurian ini berjalan lancar. Nasib sial datang ketika Tahir sudah berhasil mencuri 4 kilogram udang galah. Pemilik tambak bernama Wayan Astawan memergoki aksi pencurian ini.
Baca juga:
Viral Tukang Bakso Curi Uang di Jok Motor
Pemilik ini tambak langsung berteriak sehingga mengundang kehadiran warga lainnya. Tanpa basa-basi pelaku langsung dihajar warga yang gemas terhadap ulahnya, hingga babak belur.
Untunglah aksi massa ini tak berakhir tragis. Aparat kepolisian yang turun ke Tempat Kejadian Perkara atau TKP langsung mengamankan pelaku.
Lantaran lukanya cukup parah, pelaku langsung dirawat ke RSUD Sanjiwani.
Kapolsek Kota Gianyar, AKP I Nyoman Suarnata membenarkan kejadian ini. Kini pelaku pencurian sekaligus korban aksi amuk massa ini masih dirawat intensif di RSUD Sanjiwani, Gianyar. (Art)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3907 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3057 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2092 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2050 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun