Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Mantan Dewan Dilaporkan ke Polisi

Beritabali.com, Seririt

Jumat, 18 September 2009, 20:38 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Seorang mantan anggota DPRD Buleleng harus berurusan dengan polisi setelah dilaporkan saudagar beras dari Jembrana, lantaran masih ‘ngebon' (belum bayar) 15 ton beras.


Ulah yang dilakukan mantan anggota DPRD Kabupaten Buleleng periode 2004-2009 dari PKPB, I Made Ngurah Dana, warga Desa Pengastulan, Kecamatan Seririt, Jumat (18/9) dilaporkan ke Mapolsektif Seririt dengan tuduhan melakukan penipuan.



Ketut Sukadana (39), warga Kelurahan Batu Agung, Jembrana, Negara, melapor Ngurah Dana telah membeli beras sebanyak 15 ton namun membayar dengan menggunakan cek dan BG yang kosong.


"Dua bulan lalu melakukan transaksi pembelian beras sebanyak 15 ton senilai Rp 75 juta dengan perjanjian pembayaran akan menggunakan BG dan Cek Bank Danamon. Namun setelah dicairkan oleh korban, BG tersebut tidak ada dananya," ungkap Kapolsektif Seririt, AKP. Wayan Wetem.



Berdasarkan hasil pemeriksaan menguatkan mantan anggota DPRD Buleleng tersebut kuat telah melakukan tindak pidana penipuan.

”Apa lagi kita juga datangkan saksi ahli dari pihak Bank untuk memperjelas kasus ini,” papar Wetem.

Dari pengakuan Ngurah Dana di Mapolsektif Seririt terungkap, pembelian beras sebanyak 15 ton itu bagian dari kongsinya dengan seseorang yang bernama Dewi beralamat di Lovina. Namun setelah dilakukan pengecekan, perempuan bernama Dewi di Lovina tidak ditemukan polisi.


Untuk menuntaskan kasus penipuan yang dilakukan mantan anggota dewan itu, polisi masih melakukan penyelidikan dan penyidikan. Ngurah Dana terancam akan ditahan bila polisi sudah punya cukup bukti. (sas)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami