Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Masuki Musim Kemarau, Pupuan dan Selemadeg Rentan Gangguan Distribusi Air
BERITABALI.COM, TABANAN.
Musim kemarau yang sudah dekat diharapkan masyarakat Tabanan yang berada di wilayah Kecamatan Pupuan dan Selemadeg Timur diimbau mempersiapkan diri terkait ketersedian air bersih dengan menampung air.
Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya gangguan saat pemakaian jam puncak. "Sejak awal harus dipersiapkan, ketika memasuki musim kemarau dan terjadi gangguan saat puncak, masyarakat masih memiliki stok air bersih," ujar Kepala Bagian Hubungan dan Langganan Perumda Tirta Amertha Bhuana Budi Gunawan saat dikonfirmasi, Jumat (11/6).
Ia menjelaskan, untuk di Kecamatan Pupuan seperti di Mekori, debit air kini sudah mengalami penurunan dari 5 liter per detik jadi 4 liter per detik. Meski begitu, khusus sumber air Mekori yang melayani 400 pelanggan di Desa Belimbing, saat ini distribusi belum sampai terganggu ke rumah penduduk.
Namun biasanya distribusi air terganggu saat puncaknya musim kemarau di bulan Agustus mendatang. "Puncak kemarau akan berlangsung sampai Agustus nanti, kalau setelah Agustus sudah musim hujan," ujarnya.
Pihak Perumda Tirta Amertha Bhuana selalu menyiagakan tim agar bisa melakukan penanganan cepat jika terjadi kebocoran sehingga tidak mengganggu wilayah lainnya.
“Kami juga rutin memantau saluran air agar mencegah terjadinya kebocoran,” ujarnya.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 451 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 441 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan