Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Masyarakat Desa Pemuteran Buleleng Siapkan Awig-Awig Pesisir
BERITABALI.COM, BULELENG.
Masyarakat desa Pemuteran Buleleng Bali menyiapkan awig-awig atau aturan adat untuk melindungi dan mengelola wilayah pesisir.
Awig-awig tersebut nantinya akan memuat aturan tentang pemanfaatan wilayah laut dan tata ruang wilayah pesisir sebagai upaya mewujudkan pembangunan wilayah pesisir berkelanjutan. Tokoh Masyarakat Desa Pemuteran Wayan Siram menyatakan, awig-awig pesisir dibuat sebagai upaya mewujudkan wilayah konservasi.
Apalagi upaya pengelolaan terumbu karang di Pemuteran pengelolaan terumbu karang yang dilakukan masyarakat Pemuteran bersama Yayasan Karang Lestari telah mendapatkan 2 penghargaan dari Badan Program Pembangunan PBB (UNDP).
Penghargaan tersebut yaitu The Equator Price 2012 terkait dengan program pelestarian terumbu karang berbasis masyarakat dan penghargaan khusus UNDP terkait daerah pengelolaan laut dan terumbu karang.
“Memang aturan di desa pekraman (adat) dianggap dekat sekali dengan dirinya, jadi kalau aturan pemerintah gampang sekali kalau dia mau sembunyi-sembunyi sedikit bisa tapi kalau desa pekraman sulit karena kita ada di lingkungan disini makanya lebih taat dengan aturan adat,” kata Wayan Siram.
Wayan Siram menambahkan, masyarakat Pemuteran kini sudah merasakan dampak positif dari pengelolaan terumbu karang dan pembangunan pesisir yang berkelanjutan. Apalagi kawasan pesisir Pemuteran kini ramai dikunjungi wisatawan.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3353 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1305 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 918 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 839 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 677 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun