Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 15 Juni 2026
MDA Gianyar Sediakan Opsi Ogoh-ogoh Hanya Dipajang
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Meningkatnya kasus Covid-19, membuat Majelis Desa Adat (MDA) Gianyar menyediakan opsi tanpa pawai Ogoh-ogoh. Jadi ogoh-ogoh hanya dipajang tanpa diarak keliling desa.
Ketua Majelis Desa Adat (MDA) Gianyar, Anak Agung Alit Asmara, menyatakan opsi tanpa pawai diberikan untuk menampung kreativitas pemuda di tengah pandemi Covid-19. Apalagi muncul varian Omicron dan PPKM Level 3.
Apabila situasi PPKM III masih hingga bulan Maret 2022, maka MDA Gianyar memberikan solusi. “Kami siapkan solusi, dalam rangka menampung kreativitas. Yakni penilaian. Sehingga tidak melanggar,” ujarnya, Rabu (9/2).
Opsi tidak pawai diberikan bagi yang sudah terlanjur bikin ogoh-ogoh. “Yang sudah kadung dipajang saja. Itu jalan keluarnya. Kami tidak nilai pawai tapi ogoh-ogoh-nya,” ujarnya.
Untuk penilaian, akan dilakukan oleh Yowana Gianyar dengan membentuk panitia. “Penilaian bahan, budayanya. Itu ada penilaian dari Listibiya,” jelasnya.
Mengenai hadiah, diambil dari hasil kupon bazzar yang dijual oleh Yowana. “Hasil itu dipakai hadiahnya. Dari MDA tidak ada biaya. Dari leading Dinas Kebudayaan juga tidak ada (biaya, red),” tukasnya.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Kasus Penjualan Gading Gajah di Tampaksiring Masuk Tahap Penuntutan
Dibaca: 1045 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli