Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 17 Mei 2026
Melakukan Pekerjaan Dengan Baik Juga Merupakan Wujud Bhakti
Kamis, 5 Juli 2018,
11:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com,Jawa Timur. Perwujudan sradha dan bhakti kita tidak hanya diwujudkan dengan menyembah dan melakukan persembahyangan untuk mendekatkan diri dengan beliau, namun melakukan pekerjaan dan swadharma kita dengan sebaik baiknya merupakan wujud Bhakti kita kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
[pilihan-redaksi]
Hal tersebut diungkapkan Ida Pedanda Gede Made Kekeran dalam dharma wacananya upacara Bhakti Penganyar di Pura Mandara Giri Semeru Agung, Lumajang, Jawa Timur, Rabu (4/7). Lebih lanjut, ia mengingatkan kita semua untuk terus meningkatkan sradha dan Bhakti kita kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
Hal tersebut diungkapkan Ida Pedanda Gede Made Kekeran dalam dharma wacananya upacara Bhakti Penganyar di Pura Mandara Giri Semeru Agung, Lumajang, Jawa Timur, Rabu (4/7). Lebih lanjut, ia mengingatkan kita semua untuk terus meningkatkan sradha dan Bhakti kita kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
"Kita berbakti kepada Tuhan tidak hanya dengan datang dan mencakupkan tangan, menolong sesama, juga merupakan wujud bhakti kita kepada beliau," imbuhnya.
Ida Pedanda juga menuturkan agar selalu berucap syukur atas segala limpahan dan kesehatan yang telah diberikan kepada kita. Jika nantinya kita mengalami berbagai kesulitan maupun kesusahan, sesungguhnya itu merupakan suatu pelajaran dan Tuhan sedang menguji kesabaran kita.
"Mari kita mulat sarira, instrospeksi ke dalam, kurangi menyalahkan orang lain dan jangan mengeluh. Apapun yang kita kerjakan merupakan wujud Bhakti kita kepada Ida Sanghyang Widhi Wasa," tuturnya.
Sementara itu Gubernur Bali Made Mangku Pastika yang juga menghadiri upacara usai melaksanakan persembahyangan mengatakan Bhakti Penganyar di Pura Mandara Semeru Agung disamping merupakan kegiatan rutin yang dilakukan sebagai rangkaian dari piodalan, kegiatan ini sangat penting sebagai penyegaran rohani khususnya pada OPD di lingkungan Pemprov Bali dan masyarakat pada umumnya.
Dengan demikian diharapkan akan tercipta suatu keseimbangan dalam menjalankan pemerintahan baik secara materiil/sekala dalam mengabdikan diri kepada masyarakat, juga sekaligus sebagai pemahaman spiritual yang sangat penting sehingga dapat memberikan motivasi serta tuntunan pada kita semua untuk selalu berada di jalan Dharma dalam menjalankan swadharma kita melayani masyarakat.
[pilihan-redaksi2]
"Dengan demikian pemerintahan akan dapat berjalan dengan baik dan membawa manfaat yang sebesar besarnya bagi kesejahteraan kita semua, "imbuhnya.
"Dengan demikian pemerintahan akan dapat berjalan dengan baik dan membawa manfaat yang sebesar besarnya bagi kesejahteraan kita semua, "imbuhnya.
Pada bagian lain, Pastika yang didampingi Kepala OPD di lingkungan Pemprov Bali juga menyampaikan apresiasi serta penghargaan setinggi-tingginya pada masyarakat sekitar Pura Mandara Giri atas toleransi serta kerjasamanya dalam pelaksanaan upacara keagamaan ini. Pastika menambahkan bahwa hal ini merupakan suatu bukti adanya toleransi dan kedepannya akan semakin memperkuat semangat kebersamaan sebagai negara Pancasila.
Upacara bhakti pengayar pada hari ini dipuput oleh Ida Pedanda Gede Made Kekeran dan dilanjutkan dengan persembahyangan bersama serta dharma tula. Sebelum melaksanakan Bhakti Penganyar di Pura Mandara Giri Semeru Agung, Gubernur beserta rombongan juga berkesempatan menghaturkan sembah Bhakti di Pura Blambangan. (bbn/rlspemprov/rob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1488 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1120 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 965 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 858 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026