Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 4 November 2026
Menasional, Polisi Akhirnya Lakukan Autopsi dan Rekonstruksi Kasus Nyengkrut
Penembakan Dikira Monyet
Rabu, 1 Februari 2017,
15:00 WITA
Follow
Rekonstruksi kasus pembunuhan Wayan Suarca oleh I Ketut Agustina alias Nyengkrut pada Selasa (31/1). [bbcom]
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kasus penembakan salah sasaran oleh I Ketut Agustina alias Nyengkrut pada Wayan Suarca terus bergulir. Pasalnya, walau pihak keluarga telah menyatakan sikap tidak akan memperpanjang kasus tersebut, nyatanya pihak kepolisan mengambil langkah lain.
Sebelumnya, Kapolsek Busungbiu AKP Nengah Muliadi (54) ketika dihubungi Beritabali.com seusai kejadian yakni pada Jumat (27/1), sudah menyebutkan bahwa pihak keluarga korban tidak menginginkan autopsi. Pihak kepolisian pun meminta dibuatkan surat pernyataan.
[pilihan-redaksi]
"Surat pernyataan tersebut nantinya berisikan bahwa autopsi memang tidak diinginkan keluarga dan pihak kepolisian tidak akan bertanggungjawab jika suatu saat nanti keluarga korban merasa ada yang janggal dengan kematian korban," imbuhnya kala dihubungi Jumat (27/1).
Rencana tersebut kemudian berubah pada Sabtu (28/1) saat prosesi pemandian mayat dilakukan. Pihak kepolisan yang hadir pada prosesi tersebut mengusulkan untuk dilakukannya autopsi. Pihak keluarga pun sempat menolak dilakukannya autopsi. Kemudian, pihak kepolisan berdalih, lantaran kasus yang sudah menasional, maka autopsi harus dilakukan.
Ketika dihubungi Beritabali.com, Kapolsek Busungbiu AKP Nengah Muliadi (54) membenarkan hal tersebut.
Disebutkan pula, selain autopsi, rekonstruksi kejadian pun juga dilakukan. Tepatnya, Selasa (31/1) kemarin, mulai pukul 09.30 sampai dengan 11.00 WITA, bertempat di TKP telah dilaksanakan rekontruksi kasus atas lalainya menyebabkan matinya orang yg dilakukan oleh tersangka I Ketut Agustina terhadap korban I Wayan Suarca.
Adapun jalannya rekontruksi terdiri dari 18 adegan dimulai dari rumah tersangka yaitu pada saat tersangka mengambil senapan angin dan berangkat dengan mengendarai sepda motor DK 2014 LK sampai dengan pada saat tersangka menuju ke Polsubsektor Tegalasih untuk menyerahkan diri berikutnya senapan angin milik tersangka.
"Pelaksanaan rekontruksi melibatkan anggota sektor Busungbiu sebanyak 44 personel dan didukung oleh 31 orang pam swakarsa (red: pecalang ) dari Desa adat Pucaksari, dipimpin langsung oleh kapolsek dan seluruh rangkaian giat rekontruksi berjalan aman, tertib dan lancar," jelas AKP Nengah Muliadi.
[pilihan-redaksi2]
AKP Nengah Muliadi juga menyebutkan jalannya rekonstruksi sudah sesuai dengan kejadian.
Sementara, dari rekonstruksi tersebut, didapat fakta bahwa tersangka Ketut Agustina mulai berangkat dari rumah, memang benar bertemu dengan tiga orang temannya. Sesampai di sebuah pondok, tersangka Ketut Agustina kemudian melihat ada seekor kera di pohon.
Ketika dibidik dan ditembak, ternyata yg jatuh bukan seekor kera melainkan korban I Wayan Suarca yg sedang mencari janur. Ketut Agustina pun selanjutnya pergi ke Polsubsektor Tegalasih untuk menyerahkan diri berikut dengan senapannya.
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: Kominfo NTB
Berita Terpopuler
01
02
03
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 584 Kali
04
05
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 453 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026