Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 8 Mei 2026
Mengaku Beli SS Dari Lapas Kerobokan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Lembaga Permasyarakatan LP Kerobokan, kerap menjadi gunjingan hangat. Apalagi kalau tidak persoalan narkoba. Seperti halnya penangkapan terhadap tersangka Nanang Haerudin alias heru (29) tinggal di Jalan raya Seminyak Gang Sakura Kuta. Dia ditangkap karena kepemilikan 4 paket Sabu-sabu (SS) tanpa hak.
Tersangka kurir narkoba ini diciduk Senin (10/11) sekira pukul 14.00 Wita, saat bertandang ke LP Kerobokan Jalan Nusa Kambangan Denpasar. Awalnya petugas menerima informasi ada pengedar narkoba berseliweran didepan LP Kerobokan.
Penyelidikan yang dilakukan jajaran Polsek Kuta Utara dipimpin Kanitreskrim Iptu Arief Prasetyo, cukup manjur membekuk pelaku. Anggota reskrim berencana melakukan under cover (penyamaran) dengan berpura-pura membeli narkoba. Transaksi pun berjalan mulus.
Kapolsek Kuta Utara AKP I Darma Putra mengatakan, tersangka dipancing bertransaksi SS, seharga Rp 400 ribu, perpaket.
Saat dipantau didepan Lapas Kerobokan, anggota mencurigai dua orang mengendarai sepeda motor. Anggota membuntuti kemana mereka pergi,â€jelas Kapolsek
Tiba di Jalan Legian, kedua pengendara diamankan dan langsung digeledah. Dari saku tersangka Heru, petugas menemukan 1 paket SS, yang disimpan dalam bungkus rokok.
Namun rekan tersangka berinisial YY, tidak ditemukan barang bukti. Belakangan, YY hanya dijadikan saksi oleh polisi, karena saat itu dia mengaku, menerima ajakan tersangka Heru untuk makan siang.
Polisi tidak berhenti melakukan penggeledahan. Kamar kos tersangka di Jalan Raya Seminyak Gang Sakura, Kuta digeledah.
Di kamar tersangka, petugas menemukan 3 paket SS, lengkap dengan peralatan mengisap narkoba. Berupa : 1 alumunium foil, 2 korek gas, 2 pipet, dan 1 botol minuman (bong).
Setelah digelandang ke Polsek Kuta Utara, tersangka Heru, asal Indramayu Jember ini mengaku, SS tersebut diperolehnya dari seorang napi berinisial Andi di Lapas Kerobokan. Setiap memesan barang, Heru selalu menggunakan via telepon dan barang selanjutnya dihantar didepan Lapas Keroboka
Tak hanya mengaku sebagai pemakai berat SS. Heru yang bekerja sebagai guide freelance ini mengatakan, setelah membeli barang, dia mengedarkannya kepada orang lain dengan mengambil keuntungan Rp 200 ribu, perpaket.
Guna tidak dicurigai petugas, tersangka Heru tidak langsung bertemu dengan pembeli. Tapi SS yang dipesan disembunyikan di lokasi tersembunyi, yakni SPBU dan mesin ATM.
Ini modus baru, menyimpan SS dengan system lengket. Pembeli yang langsung mengambil barang,â€jelas Kapolsek.
Lalu, bagaimana pengejaran terhadap bandar narkoba Andi ? Kapolsek mengatakan, kepolisian mengalami kesulitan mengejar bandar. Pasalnya, nomor HP Andi tidak aktif lagi.
Biasa, kalau sudah ada tanda-tanda kurir tertangkap, bandarnya langsung menghilang. HP dimatikan,â€jelas Kapolsek.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 796 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 694 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 515 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 495 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik