Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 14 Mei 2026
Mengenal Ketut Juliarta, Caleg DPRD Bali dari Gunaksa Klungkung
Selasa, 14 Agustus 2018,
06:09 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beritabali.com, Denpasar. Menjelang pemilihan umum legislatif (pileg) 2019, para calon legislatif atau caleg mulai bermunculan. Salah satunya adalah Ketut Juliarta, caleg DPRD Bali dari Partai Gerindra, daerah pemilihan (dapil) Kabupaten Klungkung.
[pilihan-redaksi]
Saat ditemui di sebuah sebuah restauran cepat saji di kawasan Sanur, Denpasar, Bali, belum lama ini, Ketut Juliarta tampak masih sangat enerjik. Maklum saja, politisi Gerindra ini terbilang masih cukup muda, karena ia lahir pada 16 Juli 1990.
Saat ditemui di sebuah sebuah restauran cepat saji di kawasan Sanur, Denpasar, Bali, belum lama ini, Ketut Juliarta tampak masih sangat enerjik. Maklum saja, politisi Gerindra ini terbilang masih cukup muda, karena ia lahir pada 16 Juli 1990.
Kepada media yang menemuinya, Ketut Juliarta menyatakan sudah siap untuk maju dalam Pemilihan Legislatif atau Pileg 2019.
"Dari Klungkung, saya siap untuk maju sebagai caleg di DPRD Propinsi Bali. Dari Klungkung, siap memajukan Kabupaten Klungkung dan juga Propinsi Bali," ujar putra dari Wayan Aryana dan Ni Wayan Taluh ini.
Ketut menuturkan, ia lahir dan besar di Desa Gunaksa, Kabupaten Klungkung. Dari kecil, Ketut sudah senang bergaul dan aktif dalam berbagai kegiatan sosial maupun olah raga di Desanya.
"Saya suka olah raga silat dan sepak bola. Juga lari dan balap motor. Sempat ikut Porda di silat dan juga balap motor," ujarnya.
Bangku Sekolah Dasar diselesaikannya di SD 1 Gunaksa, kemudian bangku sekolah dilanjutkan di SMP 2 Dawan dan SMK PGRI Denpasar. Lalu kuliah di Universitas Dwijendra jurusan hukum dan meraih gelar S1 tahun 2013.
Saat kuliah, tahun 2010 Ketut sempat cuti dan bekerja di Australia. Di kota Adelaide, ia bekerja di pabrik kentang.
"Saya cuti setelah kuliah kuliah 2 tahun sejak 2008. Di pabrik itu saya bekerja sebagai operator alat angkut. Saya bekerja di Australia untuk menambah pengalaman dan wawasan," ujarnya.
Saat balik ke Bali, tahun 2012, Ketut mendaftar di Partai Gerindra. Ia tertarik masuk partai karena dorongan masyarakat di Dawan.
Tahun 2014 Ketut sempat maju di Pileg dan meraih suara 1.394 di Kecamatan Dawan. Namun ia gagal duduk di kursi dewan DPRD Klungkung karena hanya berada di urutan 3 perolehan suara.
"Namun saya tetap bertahan, tidak keluar dari Gerindra, saya tetap setia mengabdikan diri. Dan akhirnya tahun 2018 saya dapat PAW (pergantian antar waktu) menggantikan Nyoman Sukanada yang meninggal dunia,"ujarnya.
[pilihan-redaksi2]
Ketut berprinsip bekerja iklas untuk Partai Gerindra dan tanpa pamrih. Saat ini ia duduk sebagai anggota DPRD Klungkung di Komisi 3.
Ketut berprinsip bekerja iklas untuk Partai Gerindra dan tanpa pamrih. Saat ini ia duduk sebagai anggota DPRD Klungkung di Komisi 3.
"Saat ini saya maju untuk "tarung" di DPRD Propinsi. Ada 120 ribu suara di 4 kecamatan di Klungkung, saya mentargetkan dapat 15 ribu suara,"ujarnya.
Saat ini, Ketut sudah membentuk relawan di 4 Kecamatan. Targetnya bulan November para relawan sudah ada di 54 desa dan 5 kelurahan di Klungkung.
"Jika terpilih saya siap membantu mewujudkan menuju Klungkung unggul dan sejahtra, untuk mendukung program Bupati Suwirta yang juga dari Partai Gerindra," pungkas suami dari Ni Putu Wiwik Astami. [bbn/psk]
Berita Premium
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1275 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 989 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 819 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 743 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026