Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 29 Agustus 2026
Mengenali Gejala Klamidia Pada Wanita dan Pria
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sudah mengenal apa itu penyakit klamidia? Dalam istilah asing, klamidia disebut dengan chlamydia. Penyakit ini merupakan penyakit menular seksual yang dipicu oleh infeksi bakteri yang menyerang saluran kencing dan organ panggul. Penting rasanya untuk mengetahui gejala klamidia agar dapat melakukan langkah penanganan sedini mungkin.
Mengapa harus ditangani sedini mungkin?
Sebab jika tidak segera ditangani, penyakit ini dapat mengakibatkan kemandulan, terutama pada wanita. Ini mengapa, deteksi dini dan penanganan sedini mungkin diperlukan agar resiko ini tidak semakin besar.
Memahami Gejala Klamidia
Sedikit kabar buruk bahwa biasanya klamidia tidak menimbulkan gejala yang sangat tampak atau mencolok. Gejala yang muncul akan mengambil waktu antara 1 hingga 3 minggu pascainfeksi, sehingga harus lekas mengunjungi dokter untuk penanganan medis serius.
Gejala klamidia sendiri bisa dibedakan berdasarkan penderitanya, pria atau wanita.
1. Gejala Klamidia pada Wanita
Gejala yang muncul pada wanita yang terinfeksi penyakit ini antara lain :
- Mengalami keputihan yang baunya sangat tidak sedap
- Ada rasa atau sensasi terbakar saat buang air kecil dan sangat mengganggu
- Terasa sakit saat sedang berhubungan seksual
- Terkadang mengalami pendarahan pada bagian vagina setelah berhubungan seksual
Gejala tersebut secara spesifik akan dirasakan oleh penderitanya dalam beberapa waktu. Ketika dibiarkan, maka penyakit klamidia akan menyebar dan memunculkan gejala lain seperti mual, demam, hingga sakit perut di bagian bawah.
2. Gejala Klamidia pada Pria
Pada pria, gejala yang dirasakan adalah sebagai berikut :
- Munculnya cairan dari penis
- Luka muncul di penis, terasa gatal dan terbakar
- Munculnya rasa terbakar saat buang air kecil
- Pada salah satu atau kedua buah zakar terasa sakit atau bengkak
Ketika hal ini tidak segera ditangani dan klamidia menyebar hingga ke dubur, bisa menimbulkan rasa sakit yang disertai keluarnya cairan atau darah dari dubur. Hal ini tidak spesifik terjadi pada pria saja, namun juga pada penderita wanita.
Itu tadi sedikit informasi mengenai gejala klamidia yang muncul pada pria dan wanita. Tentu saja, setelah mengetahui gejalanya seperti yang disampaikan di atas, Anda bisa segera memeriksakan diri jika mulai merasakan gejala tersebut. Semoga bermanfaat, dan selamat melanjutkan aktivitas Anda!(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4729 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2536 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2176 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1793 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1219 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun