Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 2 Agustus 2026
Menteri Yohana Sebut 3.000 Anak Masuk Jaringan Gay
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Hampir 100 anak lelaki disinyalir menjadi korban oleh seorang muncikari berinisial AR yang diungkap Bareskrim Polri. AR menjajakan anak-anak kepada kaum penyuka sesama jenis, atau homoseksual melalui media sosial.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yambise, mengatakan pihaknya belum mengetahui pasti jumlah anak yang masuk ke dalam lingkar homoseksual.
Namun, setidaknya ada sekitar 3.000 anak yang sudah tersentuh oleh jaringan penyuka sesama jenis itu.
"Kami tidak tau berapa banyak anak-anak yang terlibat. Tapi tahun lalu atau dua bulan lalu saya sempat katakan, sudah ada sekitar 3.000 anak yang masuk dalam jaringan gay," kata Yohana di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (1/9/2016).
Untuk kasus AR, ia belum mengetahui pasti penyeban anak-anak masuk ke dalam jaringan AR. Bisa jadi, menurutnya, media sosial menjadi celah AR melobi anak di bawah umur masuk ke dalam jaringannya.
"Anak-anak ini orang tuanya mampu, latar belakang baik. Tapi karena pengaruh medsos, jadi melalui medsos itulah kelihatannya AR menghimbau dan mengajak untuk masuk dalam jaringan ini," kata dia.
Lanjut Yohana, pihaknya kini terus mendampingi Bareskrim Polri, dalam pengungkapan jaringan kasus, yang menjadikan anak sebagai korban.
"Jadi itu sedang diselidiki terus dan saya kan terus mendampingi Bareskrim sehingga kami bisa mengungkap lagi jaringan kasus seperti ini karena melibatkan anak-anak jadi korban," ujarnya.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 296 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 223 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 187 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun