Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Menyimpan Al Qur’an Keturunan Raja Buleleng
BERITABALI.COM, BULELENG.
Masjid Agung Jamik Singaraja yang berdiri megah di Kelurahan Kampung Kajanan, Kecamatan Buleleng memiliki cerita unik.
Dimana, didalam Masjid yang berdiri tahun 1846 itu menyimpan sebuah Mus’haf Al Qur’an yang ditulis sendiri oleh salah satu keturunan Raja Buleleng.
“Memang ada Al Qur’an yang ditulis langsung keturunan ke-VI dari Anak Agung Panji Sakti, pendiri Kota Singaraja. Tidak ada perbedaan dalam kitab itu, hanya saja memiliki kaligrafi khas Hindu,†ungkap Ketua Umum Takmir Masjid Agung Jamik Singaraja, Ahmad Muchlis Sanusi.
Tercatat dalam sejarah singkat Masjid Agung Jamik Singaraja, disebutkan Keturunan Raja Buleleng ke VI yang menulis Al Qur’an itu bernama Gusti Ngurah Ketut Jelantik Celagi yang kemudian memeluk agama Islam dan bertempat tinggal di Kampung Kajanan. â€Sampai sekarang masih ada keturunan beliau dan tetap menggunakan nama Gusti walaupun memeluk agama islam,†ungkap Muchlis Sanusi.
Masjid Agung Jamik Singaraja yang dibangun Abdullah Mascatty atas restu Raja Buleleng, Anak Agung Ngurah Ketut Jelantik Polong sempat menimbulkan konflik antar umat muslim saat itu. “Awalnya, ada yang menolak memindahkan masjid lama yang bernama Masjid Keramat di jalan Hassanudin saat ini ke Masjid Agung Jamik sehingga menimbulkan perbedaan pandangan saat itu,†cerita Ahmad Muchlis Sanusi.
Selain menyimpan Al Qur’an tulisan keturunan Raja Buleleng, Masjid Agung Jamik juga memiliki sebuah Kori atau pintu gerbang utama yang merupakan pemberian I Gusti Anglurah Ketut Jelantik VIII.
â€Pintu gerbang ini langsung dipindahkan dari Puri Buleleng dan dipasang didepan Masjid,†papar Muchlis Sanusi.Menurut cerita,
pemberian Kori atau Pintu Gerbang berukir khas Bali dari Puri Agung Buleleng itu pada tahun 1860 sebagai wujud untuk mencegah adanya perbedaan pandangan untuk memindahkan umat dari Masjid Keramat ke Masjid Jamik.
Sampai saat ini, Masjid Agung Jamik Singaraja yang merupakan Masjid terbesar di Kota Singaraja tetap menjadi pusat bagi umat islam di Singaraja untuk melakukan berbagai kegiatan keagamaan.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5825 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4596 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2562 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2205 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2190 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan