Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 14 Mei 2026
Meriahkan HUT RI, Kecamatan Sukawati Gelar Lomba Lawar
beritabali/ist/Perbekel Batuan Ari Anggara beserta istri dan tim saat mengikuti lomba membuat lawar.
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Untuk memeriahkan HUT RI ke-79, Kecamatan Sukawati menggelar lomba membuat masakan lawar antar desa di kecamatan Sukawati. Dari 12 desa yang beradu, lawar racikan Perbekel Batuan Ari Anggara keluar sebagai juara satu.
Camat Sukawati I Gede Daging mengatakan peserta lomba memang diwajibkan langsung terlibat Kepala Desa beserta istri, Ketua BPD dan 2 staf. Lomba lawar ini digelar karena kuliner khas Bali diketahui memang banyak bertebaran di pelosok-pelosok desa se-kecamatan Sukawati.
Baca juga:
Rai Mantra Tinjau Lomba Lawar
"Tiap desa memiliki ciri khas tersendiri," ujarnya.
Lawar yang dilombakan kali ini menggunakan satu ekor daging bebek untuk masing-masing peserta. "Perlengkapan lomba dibawa langsung oleh peserta termasuk kompor, talenan, blakas dan lain-lain," ujarnya.
Untuk bumbu masih mentah, kecuali bawang merah dan bawang putih goreng. "Nangka, kelapa sudah matang. Lawar gadang bisa menggunakan kacang panjang, bulun bon atau daun belimbing," jelasnya.
Adapun waktu selama 3 jam. Dan peserta diminta menyajikan 2 porsi lawar merah. "Kriteria yang dinilai yakni rasa, penyajian, kerja sama dan proses pengolahan," imbuhnya.
Untuk pemenangnya, Juara 1 Perbekel Batuan Ari Anggara; Juara 2 Desa Ketewel dan Juara 3 Desa Singapadu Kaler.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1259 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 977 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 805 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 735 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik