Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 12 Agustus 2026
Meta Catat Jumlah Pengguna Aktif Facebook Tembus 2 Miliar
BERITABALI.COM, DUNIA.
Platform jejaring sosial Facebook, dilaporkan memiliki dua miliar pengguna aktif harian.
Angka yang disampaikan Meta pada laporan pendapatan kuartal keempat itu menandai untuk pertama kalinya Facebook, yang telah menambahkan 16 juta pengguna di kuartal terakhir, telah mencapai dua miliar pengguna setiap hari.
Mengutip Engadget, Senin (6/2/2023), Facebook bukan platform pertama Meta yang mendapatkan dua miliar pengguna, di mana sebelumnya, sudah ada WhatsApp yang mencapai angka itu untuk pengguna aktif harian.
Meski begitu, jumlah pengguna Facebook terbaru ini menunjukkan sumber pendapatan iklan terbesar perusahaan masih bertumbuh, bahkan di tengah pemangkasan yang signifikan pada bisnisnya.
Dalam laporannya, CEO Mark Zuckerberg juga menyinggung restrukturisasi perusahaan beberapa waktu lalu, yang berimbas pada pemangkasan lebih dari 11 ribu karyawan.
Dalam pernyataannya, Zuckerberg menyebut, teman manajemen Meta di tahun 2023 adalah "Tahun Efisiensi."
Dalam panggilannya dengan analis, Mark Zuckerberg juga mengatakan kemungkinan, Meta akan terus melakukan pemangkasan karena memprioritaskan efisiensi.
"Kami akan lebih proaktif dalam menghentikan proyek yang tidak berjalan atau mungkin tidak lagi penting," katanya.
Zuck juga mengatakan bahwa AI generatif akan menjadi prioritas Meta di tahun depan. Menurutnya, AI generatif adalah area baru yang sangat menarik, dengan begitu banyak aplikasi berbeda.
"Dan salah satu tujuan saya untuk Meta adalah mengembangkan penelitian kami untuk menjadi pemimpin dalam AI generatif," imbuhnya.
Pendapatan Meta tercatat menyusut selama setahun terakhir. Namun, pendapatan sebesar USD 32,2 miliar untuk kuartal terakhir 2022, masih sedikit lebih baik dari yang diperkirakan meski turun 4 persen dari tahun sebelumnya.
Meta juga tercatat kehilangan uang mereka di investasi metaverse-nya. Reality Labs, divisi yang mengawasi proyek-proyek tersebut, kehilangan USD 4,3 miliar pada kuartal empat tahun 2022.
Reality Labs juga dilaporkan kehilangan hampir USD 14 miliar sepanjang tahun, menurut laporan Meta. Perusahaan pun memperkirakan mereka akan kehilangan lebih banyak yang di Reality Labs untuk tahun mendatang.
"Kami masih memperkirakan kerugian Reality Labs setahun penuh kami akan meningkat pada tahun 2023," kata CFO Meta Susan Li. "Dan kami akan terus berinvestasi secara berarti di bidang ini mengingat peluang jangka panjang yang signifikan yang kami lihat." (sumber: liputan6.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4492 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2302 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1887 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1582 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1029 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun