Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Minyak Goreng Langka, warga Pekutatan Buat Minyak Tanusan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kelangkaan minyak goreng yang terjadi selama sebulan terakhir sudah sangat berdampak ke masyarakat. Terlebih masyarakat yang tinggal di desa.
Minyak goreng dalam kemasan sangat sulit didapatkan, bukan hanya di toko modern saja tetapi juga di warung-warung. Akibat kelangkaan tersebut warga harus mendapatkan minyak goreng dengan cara membuat sendiri. Minyak tersebut adalah minyak tanusan.
Seperti yang diungkapkan salah satu warga Pulukan Kecamatan Pekutatan. Akibat sulitnya mendapatkan minyak goreng di warung-warung akhirnya beralih ke minyak tradisional murni dari kelapa yang disebut minyak tanusan.
"Karena minyak goreng saat ini sulit didapat saya berinisiatif sebagai pengganti sementara dipakai minyak tanusan untuk konsumsi. Semoga sebelum hari raya Galungan nanti minyak kelapa bisa mudah didapat," ujar Ni Komang Sunasih (48) warga Banjar Dauh Pangkung, Pekutatan.
Sementara pembuat minyak tanusan Ni Mase Wirasini (47) Banjar Pangkung Desa Pekutatan mengaku memproduksi minyak tanusan selain untuk kebutuhan sendiri, ia juga memasarkan lengis tandusan ke pasar.
“Enam butir dapat satu botol (600 ml), jual Rp17 ribu. Tapi nanusin seminggu sekali tergantung ketersediaan buah kelapa. Paling bagus buah kelapa yang sudah tua,” ungkapnya sembari berharap kelangkaan minyak goreng yang terjadi selama ini bisa segera kembali normal.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1469 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1108 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 954 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 848 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik